BTC $69,303.00 +5.96%
ETH $2,060.43 +7.63%
XRP $1.42 +4.31%
ADA $0.27 +5.14%
SOL $85.15 +9.81%

XRP Alami Reset Momentum Langka: Sinyal Akumulasi atau Jeda Sebelum Lonjakan?

XRP Alami Reset Momentum Langka: Sinyal Akumulasi atau Jeda Sebelum Lonjakan?

Baru-baru ini, indikator teknis XRP menunjukkan sinyal yang jarang terjadi. Stochastic RSI pada grafik 3 minggu menyentuh level 0,00—tanda bahwa tekanan jual kemungkinan besar telah habis. Kondisi ini mengingatkan banyak analis pada fase-fase kritis di masa lalu, seperti saat pasar crypto berada di titik terendah pada 2022.

Saat ini, XRP diperdagangkan di zona yang mirip dengan kondisi sebelum lonjakan signifikan terakhirnya. Indikator utama menunjukkan penurunan tekanan jual dan peningkatan penyerapan pasokan oleh pemegang jangka panjang. Meski masih perlu kehati-hatian, situasi ini memicu diskusi luas tentang potensi pergerakan besar seiring pulihnya kepercayaan pasar.

Reset Momentum pada Timeframe Tinggi

Stochastic RSI XRP pada grafik 3 minggu mencapai 0,00—level ekstrem yang menandakan momentum jual telah benar-benar terkuras. Ini bukan sinyal biasa; dalam sejarah harga XRP, kondisi serupa hanya muncul pada momen-momen kritis seperti di kedalaman pasar bearish 2022.

XRP

Berdasarkan pola historis, sinyal semacam ini cenderung mendahului fase akumulasi, bukan pemulihan instan. Artinya, investor institusional atau whale mungkin mulai menyerap pasokan, menyiapkan panggung untuk pergerakan naik di masa depan.

Apa Arti Level 0,00 pada Stochastic RSI?

Stochastic RSI adalah osilator yang mengukur kecepatan dan perubahan momentum harga. Ketika nilainya menyentuh 0,00:

  • Menunjukkan harga berada di level terendah relatif dalam periode tertentu.
  • Mengindikasikan bahwa penjual (seller) kehabisan tenaga.
  • Sering kali menjadi awal dari konsolidasi atau pembalikan arah.
“Level 0,00 pada Stochastic RSI bukan jaminan kenaikan, tapi ini adalah tanda bahwa risiko downside mulai terbatas,” kata seorang analis teknis.

Pola Fraktal Jangka Panjang Mulai Terbentuk

Grafik XRP juga menunjukkan pola fraktal yang menyerupai siklus 2016–2017. Saat itu, XRP mengalami koreksi ABC—struktur teknis di mana harga turun dalam tiga gelombang sebelum melonjak tajam.

XRP

Pola saat ini tampaknya sedang menyelesaikan gelombang C terakhir menuju level sekitar $1,87. Jika struktur ini bertahan, maka XRP bisa jadi sedang menjalani fase “shakeout” terakhir—periode volatilitas rendah yang membersihkan posisi lemah sebelum rally besar.

Dua Skenario yang Mungkin Terjadi

Ada dua kemungkinan utama berdasarkan pola ini:

  • Skenario Bullish: Setelah gelombang C selesai, XRP memasuki fase akumulasi dan kemudian breakout kuat.
  • Skenario Bearish: Pola gagal karena faktor eksternal (misalnya regulasi atau sentimen makro), sehingga harga turun lebih dalam.

Yang menarik, data on-chain menunjukkan bahwa alamat pemegang jangka panjang mulai meningkatkan kepemilikan mereka. Ini menunjukkan kepercayaan pada prospek jangka panjang, bukan spekulasi jangka pendek.

Risiko dan Ketidakpastian yang Perlu Diwaspadai

Meskipun sinyal teknis terlihat menjanjikan, ada beberapa faktor yang bisa mengganggu potensi kenaikan XRP:

  • Ketidakpastian regulasi: Kasus SEC vs Ripple belum sepenuhnya selesai, dan keputusan hukum baru bisa mengubah sentimen pasar.
  • Volatilitas pasar makro: Kebijakan suku bunga AS, inflasi global, dan likuiditas pasar tradisional tetap memengaruhi aset kripto.
  • Liquidity trap: Jika volume perdagangan tetap rendah meski harga stabil, breakout bisa tertunda atau gagal.

Oleh karena itu, penting untuk tidak hanya mengandalkan indikator teknis. Investor disarankan untuk memantau perkembangan fundamental, termasuk adopsi penggunaan XRP di sistem pembayaran lintas batas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti Stochastic RSI 0,00 untuk XRP?

Ini menandakan momentum jual telah habis dan harga berada di level ekstrem rendah dalam kerangka waktu tertentu—biasanya awal dari fase konsolidasi atau pembalikan.

Apakah XRP pasti akan naik setelah sinyal ini?

Tidak. Sinyal ini menunjukkan potensi, bukan jaminan. Banyak faktor eksternal seperti regulasi dan sentimen pasar global tetap memengaruhi arah harga.

Kapan pola ABC biasanya selesai?

Tidak ada jadwal pasti. Durasi tergantung pada volume, likuiditas, dan partisipasi pasar. Namun, gelombang C sering kali lebih cepat dan lebih tajam daripada gelombang A dan B.

Siapa yang disebut “pemegang jangka panjang” dalam konteks XRP?

Mereka adalah alamat yang menyimpan XRP selama minimal 6–12 bulan tanpa transaksi keluar, menunjukkan niat investasi jangka panjang, bukan trading harian.

Bagaimana cara memverifikasi sinyal teknis seperti ini?

Gabungkan dengan indikator lain (seperti volume, RSI harian, atau data on-chain) dan pantau perkembangan berita fundamental terkait Ripple dan regulasi aset kripto.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.