Tekanan Jual XRP Meningkat Seiring Masuknya Aset ke Bursa
XRP kini menghadapi tekanan jual yang signifikan setelah harganya turun di bawah level psikologis $2. Saat ini, aset kripto tersebut diperdagangkan sekitar $1,85—turun hampir 50% dari puncak siklusnya di $3,66. Penurunan ini bukan sekadar koreksi kecil, melainkan bagian dari fase korektif yang lebih dalam.
Sentimen pasar telah berubah menjadi pesimistis. Investor ritel dan institusional tampak enggan membeli, sementara pemegang jangka panjang mulai mengambil untung. Di sisi lain, pembeli baru yang masuk di harga tinggi kini terpaksa menjual dalam posisi rugi—fenomena yang dikenal sebagai capitulation.
Lonjakan Aliran XRP ke Bursa
Salah satu indikator utama tekanan jual adalah meningkatnya aliran XRP ke bursa kripto. Data menunjukkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, arus masuk harian berkisar antara 35 juta hingga 116 juta XRP—dengan puncak terjadi pada 19 Desember.
Perubahan Psikologi Investor
Pola ini mencerminkan pergeseran besar dalam perilaku investor:
- Pemegang lama mulai merealisasikan keuntungan setelah kenaikan sebelumnya.
- Pembeli baru yang masuk di atas $2 kini menjual karena tekanan kerugian.
- Bursa seperti Binance menjadi pusat aktivitas jual, menandakan minimnya minat akumulasi.
Jika arus masuk ke bursa tetap tinggi tanpa diimbangi penarikan (withdrawal), kondisi ini akan terus memberi tekanan negatif terhadap harga XRP.
Analisis Teknis Harga XRP
Saat ini, XRP berada dalam zona konsolidasi sempit antara $1,87–$1,90. Namun, struktur harga menunjukkan tren bearish yang jelas: setiap rally gagal menembus resistance, dan setiap penurunan menciptakan lower low baru.
Level Kritis dan Risiko Lanjutan
Beberapa poin teknis penting yang perlu diperhatikan:
- XRP berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama (MA50, MA100, MA200), yang memperkuat sinyal bearish.
- Zona support $1,80–$1,85 menjadi garis pertahanan terakhir. Jika tembus, target berikutnya bisa menuju $1,50.
- Untuk membalikkan tren, XRP harus menutup di atas $2,10–$2,20 secara konsisten—sesuatu yang belum terjadi dalam beberapa minggu terakhir.
“Tanpa volume beli yang kuat dan penembusan resistance kunci, XRP berisiko memasuki fase konsolidasi panjang atau bahkan koreksi lebih dalam,” ungkap seorang analis pasar dari platform data on-chain.
Apa yang Harus Diperhatikan Investor?
Dalam situasi seperti ini, penting bagi investor untuk tidak hanya mengandalkan sentimen jangka pendek. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
- Hindari FOMO saat rebound minor—banyak rally palsu (dead cat bounce) terjadi dalam tren bearish.
- Pantau data on-chain, terutama aliran keluar dari bursa. Penurunan inflow bisa menjadi awal akumulasi.
- Perhatikan perkembangan fundamental, termasuk adopsi XRP Ledger dan keputusan hukum terkait Ripple.
Meski tekanan jual masih dominan, XRP tetap memiliki fondasi teknologi dan kasus penggunaan yang kuat. Namun, dalam jangka pendek, pasar tampaknya lebih fokus pada likuidasi daripada akumulasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa artinya lonjakan inflow XRP ke bursa?
Ini biasanya menandakan peningkatan niat jual, baik oleh pemegang lama yang ambil untung maupun pemegang baru yang cut loss.
Apakah XRP bisa rebound dalam waktu dekat?
Kemungkinan rebound tergantung pada penembusan level $2,10–$2,20 dengan volume tinggi. Tanpa itu, tren bearish cenderung berlanjut.
Berapa target harga jika support $1,80 pecah?
Jika support tersebut gagal dipertahankan, area berikutnya yang mungkin diuji adalah $1,60 hingga $1,50.
Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli XRP?
Bagi trader jangka pendek, risiko masih tinggi. Namun investor jangka panjang mungkin mulai memantau tanda-tanda akumulasi on-chain sebelum memutuskan.
Apa peran data on-chain dalam menganalisis XRP?
Data on-chain seperti exchange inflow/outflow, jumlah alamat aktif, dan saldo dompet besar memberikan wawasan nyata tentang perilaku pemegang, bukan hanya spekulasi harga.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.