BTC $68,759.00 +4.74%
ETH $2,049.00 +6.79%
XRP $1.41 +3.21%
ADA $0.27 +4.25%
SOL $84.34 +9.05%

Peter Schiff Peringatkan Bitcoin Bisa Turun Saat Harga Perak Melonjak

Peter Schiff Peringatkan Bitcoin Bisa Turun Saat Harga Perak Melonjak

Investor ternama Peter Schiff baru-baru ini mengeluarkan peringatan bahwa Bitcoin berpotensi mengalami penurunan, terutama di tengah lonjakan tajam harga perak. Perak naik lebih dari 10% dalam satu sesi perdagangan dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di angka $79,31 per ons. Kenaikan ini didorong oleh defisit pasokan global dan pengakuan resmi pemerintah AS yang mengklasifikasikan perak sebagai mineral kritis.

BTC+1.3%

Dinamika Pasar yang Mendorong Lonjakan Perak

Kenaikan harga perak bukanlah hasil dari spekulasi geopolitik atau ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve. Sebaliknya, faktor fundamental seperti kelangkaan pasokan dan permintaan industri menjadi pendorong utama.

Faktor-Faktor Utama di Balik Rally Perak

  • Defisit pasokan global: Produksi perak tidak mampu mengimbangi permintaan, terutama dari sektor teknologi dan energi terbarukan.
  • Status mineral kritis: Pemerintah AS secara resmi mengakui perak sebagai komponen strategis, meningkatkan minat institusional.
  • Aset logam tokenisasi: Aset berbasis logam yang dikonversi ke bentuk digital kini bernilai hampir $4 miliar, menunjukkan minat pasar yang berkembang.

Menariknya, kapitalisasi pasar perak kini mulai mendekati nilai perusahaan raksasa seperti NVIDIA—suatu indikator bahwa logam mulia ini sedang mengalami revaluasi signifikan di mata investor.

Bitcoin vs Perak: Persaingan Aset Nilai

Saat perak melonjak, Bitcoin justru relatif stagnan di kisaran $87.000. Sejak 2017, performa relatif Bitcoin terhadap perak telah melemah, meskipun aset kripto ini tetap menarik minat institusional.

Perbandingan Kinerja dan Prospek

Aset Harga Saat Ini Tren Relatif (Sejak 2017) Minat Institusional
Bitcoin ~$87.000 Stabil, tapi kalah cepat vs perak Tinggi (contoh: ETF BlackRock)
Perak ~$79,31/ons Melonjak tajam Meningkat karena status mineral kritis

Beberapa analis masih optimistis terhadap Bitcoin. Model valuasi tertentu memperkirakan "nilai tren" Bitcoin bisa mencapai $394.000 dalam jangka panjang. Namun, prediksi ini masih diperdebatkan, terutama di tengah volatilitas pasar logam mulia.

Risiko dan Ketidakpastian Teknis

Meski rally perak mengesankan, ada kekhawatiran tentang keberlanjutannya. Volume perdagangan pasca-liburan tergolong tipis, yang bisa memicu koreksi tajam jika likuiditas menurun.

Tanda-Tanda Potensi Koreksi

  • RSI bulanan ekstrem: Indikator RSI mencatat level tertinggi dalam 45 tahun, sering kali menjadi sinyal overbought.
  • Volume rendah: Rally yang terjadi saat volume rendah cenderung tidak stabil.
  • Volatilitas tinggi: Logam mulia dan aset kripto sama-sama rentan terhadap perubahan sentimen pasar secara cepat.
“Kenaikan cepat jarang berlangsung lama tanpa koreksi—terutama jika tidak didukung oleh volume perdagangan yang kuat,” kata seorang analis pasar komoditas.

Di sisi lain, arus masuk yang kuat ke ETF Bitcoin seperti milik BlackRock menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin tetap solid. Ini bisa menjadi fondasi bagi kenaikan harga jangka panjang, meskipun tekanan jangka pendek dari pergerakan logam mulia tidak bisa diabaikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa alasan utama kenaikan harga perak baru-baru ini?

Kenaikan perak didorong oleh defisit pasokan global dan pengakuan resmi dari pemerintah AS yang mengklasifikasikannya sebagai mineral kritis, bukan oleh spekulasi geopolitik atau kebijakan moneter.

Apakah Bitcoin benar-benar kehilangan daya tarik dibanding perak?

Belum tentu. Bitcoin tetap diminati institusi (seperti terlihat dari arus masuk ETF), tetapi performa relatifnya terhadap perak memang melemah sejak 2017.

Bisakah rally perak berlanjut dalam jangka panjang?

Mungkin, tetapi saat ini terdapat risiko koreksi karena volume perdagangan rendah dan indikator teknis yang menunjukkan kondisi overbought.

Apa itu aset logam tokenisasi?

Aset logam tokenisasi adalah bentuk digital dari logam fisik (seperti emas atau perak) yang diperdagangkan di blockchain, memungkinkan likuiditas dan aksesibilitas lebih tinggi.

Bagaimana investor sebaiknya menyikapi situasi ini?

Investor disarankan untuk memantau volume perdagangan, stabilitas harga perak di level saat ini, dan respons Bitcoin terhadap dinamika pasar logam—tanpa terburu-buru mengambil posisi ekstrem.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.