Jake Claver Pertahankan Target $100 untuk XRP Meski Ramalannya Tertunda
CEO Digital Ascension Group, Jake Claver, kembali menegaskan keyakinannya bahwa harga XRP suatu hari akan mencapai $100—meskipun ia mengakui bahwa prediksinya sebelumnya (bahwa hal itu terjadi pada akhir 2025) kemungkinan besar tidak akan terwujud tepat waktu. Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan yang terus berlangsung di komunitas kripto tentang potensi nyata XRP sebagai aset institusional.
Apa yang Sebenarnya Dikatakan Jake Claver?
Claver tidak menarik kembali ambisinya terhadap XRP, tetapi mengakui bahwa perkiraan waktunya terlalu optimis. Ia menjelaskan bahwa proses adopsi institusional—terutama oleh bank, pemerintah, dan jaringan pembayaran global—biasanya memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan karena kompleksitas regulasi, integrasi teknologi, dan kebutuhan kerahasiaan melalui perjanjian non-disclosure agreements (NDA).
Ia menyoroti bahwa Ripple, perusahaan di balik XRP, telah menandatangani lebih dari 1.700 NDA dengan berbagai entitas besar. Menurutnya, ini adalah bukti bahwa fondasi strategis sedang dibangun diam-diam untuk adopsi massal XRP di masa depan. Claver juga menyebut bahwa institusi-institusi tersebut sedang “mengakumulasi XRP secara diam-diam” sejak Desember 2023, menempatkannya sebagai tulang punggung sistem keuangan internasional generasi berikutnya.
Pada saat laporan ini ditulis, harga XRP berada di sekitar $1,89—artinya mencapai $100 akan membutuhkan kenaikan lebih dari 5.000%.

Mengapa Pasar Memperhatikan Pernyataan Ini?
Pernyataan Claver menarik perhatian karena ia bukan sekadar influencer media sosial, melainkan CEO sebuah perusahaan yang mengklaim fokus pada adopsi aset digital di tingkat institusional. Selain itu, XRP sendiri memiliki posisi unik di pasar: bukan proof-of-work seperti Bitcoin, bukan smart contract platform seperti Ethereum, tetapi dirancang khusus untuk penyelesaian pembayaran lintas batas yang cepat dan murah.
“Banyak orang mengabaikan XRP karena bukan 'decentralized enough', tapi justru inilah yang membuatnya menarik bagi bank—karena bisa diintegrasikan tanpa mengganggu sistem yang sudah ada.”
Selain itu, Ripple sedang dalam proses hukum panjang melawan SEC AS, yang sebagian besar telah dimenangkan oleh Ripple. Kemenangan hukum ini membuka jalan bagi lebih banyak lembaga keuangan untuk bekerja sama dengannya tanpa takut risiko regulasi—sehingga klaim tentang ribuan NDA menjadi lebih masuk akal bagi sebagian pengamat.
Apa Dampak Potensial dari Klaim Ini?
Jika klaim Claver benar—bahwa institusi besar sedang membangun infrastruktur berbasis XRP secara diam-diam—maka dampak jangka panjang bisa signifikan. Namun, penting untuk membedakan antara “potensi” dan “kenyataan saat ini”.
- Adopsi institusional nyata bisa meningkatkan permintaan XRP secara berkelanjutan, bukan hanya spekulatif.
- Kemitraan dengan bank sentral atau jaringan pembayaran global (seperti SWIFT) dapat memberikan legitimasi teknologi XRP Ledger.
- Namun, transparansi tetap rendah: NDA berarti publik tidak bisa memverifikasi siapa mitra tersebut atau sejauh mana implementasinya.
- Risiko reputasi muncul jika klaim terlalu bombastis tanpa bukti konkret—ini bisa merusak kredibilitas seluruh ekosistem XRP.
Analis seperti Zach Rector telah mengkritik Claver, mempertanyakan kelayakan kenaikan 5.000% dalam waktu singkat dan transparansi dana investasi yang dikaitkan dengannya. Ini mengingatkan kita bahwa optimisme harus diimbangi dengan skeptisisme sehat.
Apa yang Masih Belum Pasti?
Meskipun narasi adopsi institusional menarik, banyak elemen kunci masih belum jelas:
- Tidak ada daftar publik entitas yang menandatangani NDA dengan Ripple—jadi klaim “1.700+ NDA” tidak bisa diverifikasi independen.
- Tidak jelas apakah entitas tersebut benar-benar menggunakan XRP dalam operasi, atau hanya mengeksplorasi teknologinya.
- Waktu yang dibutuhkan untuk transisi dari “eksplorasi” ke “implementasi penuh” bisa bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.
- Harga XRP sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, regulasi global, dan dinamika pasar—bukan hanya oleh jumlah NDA.
Dengan kata lain, fondasi mungkin sedang dibangun, tetapi gedungnya belum berdiri. Dan bahkan jika gedung itu kelak berdiri, tidak otomatis berarti harganya akan mencapai $100—karena harga aset kripto dipengaruhi oleh banyak faktor di luar utilitas teknisnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti NDA dalam konteks XRP?
NDA (Non-Disclosure Agreement) adalah perjanjian kerahasiaan yang melarang pihak-pihak yang terlibat mengungkapkan detail kerja sama. Dalam kasus XRP, ini berarti Ripple dan mitranya tidak boleh mengumumkan kolaborasi mereka—sehingga publik tidak bisa tahu siapa yang benar-benar menggunakan teknologinya.
Apakah benar Ripple telah menang melawan SEC?
Sebagian besar, ya. Pengadilan memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas saat dijual di pasar sekunder (kepada investor ritel), meskipun penjualan institusional awal oleh Ripple dianggap melanggar hukum. Ini membuka jalan bagi pertukaran kripto AS untuk mendaftarkan XRP kembali.
Mengapa target $100 dianggap tidak realistis oleh banyak analis?
Karena kapitalisasi pasar XRP saat ini sekitar $100 miliar. Jika harganya mencapai $100, kapitalisasi pasarnya akan melebihi $5 triliun—lebih besar dari seluruh pasar saham perbankan global. Banyak yang meragukan likuiditas dan permintaan nyata bisa mendukung angka sebesar itu dalam waktu dekat.
Apa bedanya XRP dengan stablecoin atau CBDC?
XRP bukan stablecoin (nilainya tidak di-peg ke dolar) dan bukan CBDC (bukan mata uang digital bank sentral). XRP adalah aset kripto native pada XRP Ledger yang digunakan sebagai jembatan likuiditas dalam pembayaran lintas mata uang—mirip dengan “bahan bakar” untuk sistem pembayaran, bukan alat tukar akhir.
Apakah akumulasi institusional XRP bisa diverifikasi?
Tidak secara langsung. Alamat blockchain bersifat pseudonim, dan institusi besar biasanya menggunakan custodian pihak ketiga. Meskipun ada analisis on-chain yang mencoba melacak aliran besar, tidak ada cara pasti untuk memastikan apakah “institusi” benar-benar membeli XRP dalam jumlah besar tanpa pengumuman resmi.
NewsBTCLangkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.