Ethereum Kesulitan Tembus $3.000, Analis Peringatkan Potensi Penurunan Lebih Dalam
Harga Ethereum (ETH) terus berjuang untuk menembus level psikologis $3.000. Meski sempat menyentuh kisaran $2.940, aset kripto terbesar kedua ini gagal mempertahankan momentum bullish-nya. Beberapa analis pasar kini memperingatkan risiko penurunan lebih lanjut jika ETH tidak segera menunjukkan pemulihan yang kuat.
BTC-0.09%
ETH-0.34%
Peringatan dari Para Analis Pasar
Analis Ted Pillows menyoroti bahwa kegagalan Ethereum untuk kembali di atas $3.000 dalam waktu dekat bisa memicu penurunan ke kisaran $2.800. Jika terjadi, ini akan menjadi retraksi sekitar 5% dari level saat ini.
Selain itu, ETH telah mengalami penurunan sekitar 16% selama sebulan terakhir. Performa ini jauh tertinggal dibanding Bitcoin, yang relatif lebih stabil dalam periode yang sama.
Indikator Teknis Menunjukkan Kelemahan
Analis Columbus mencatat bahwa Ethereum saat ini diperdagangkan di bawah Volume Weighted Average Price (VWAP)-nya—sebuah sinyal teknis yang menunjukkan kurangnya keyakinan pelaku pasar terhadap rally harga.
- VWAP di bawah harga pasar biasanya menandakan dominasi penjual.
- Konfirmasi breakout di atas VWAP diperlukan untuk memulihkan sentimen bullish.
- Volume perdagangan rendah memperkuat kekhawatiran akan kelanjutan tren bearish.
Zona Likuiditas dan Risiko Penurunan
Likuiditas tinggi antara $3.050 hingga $3.250 tampaknya menjadi penghalang utama bagi kenaikan harga Ethereum. Zona ini bertindak sebagai “langit-langit” yang sulit ditembus tanpa dorongan beli yang signifikan.
Namun, ancaman terbesar justru datang dari sisi bawah. Jika ETH gagal mempertahankan support di $2.850, pasar bisa melihat aksi jual besar-besaran menuju zona likuiditas berikutnya antara $2.400 dan $2.700.
“Support di $2.850 bukan sekadar angka psikologis—ini adalah garis pertahanan terakhir sebelum penurunan lebih dalam,” kata seorang trader institusional yang enggan disebutkan namanya.
Proyeksi Jangka Panjang: Pola Fraktal dan Skenario Bearish 2026
Expert CryptoBullet baru-baru ini memperkenalkan model fraktal untuk memprediksi pergerakan harga Ethereum hingga tahun 2026. Menurut model tersebut, ETH mungkin mengalami pemulihan singkat di awal 2025, tetapi akan menghadapi resistensi kuat antara $3.600 dan $3.800.
Jika pola ini benar-benar meniru performa tahun 2022—saat ETH jatuh lebih dari 70%—maka skenario terburuk bisa membawa harga ke level $1.385, atau penurunan sekitar 63% dari harga saat ini.
Peluang vs Ketidakpastian
Meskipun proyeksi bearish mendominasi, penting untuk diingat bahwa pasar kripto sangat volatil dan dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal—seperti regulasi global, adopsi institusional, dan perkembangan teknologi seperti upgrade jaringan Ethereum.
| Faktor Pendukung Kenaikan | Risiko Penurunan |
|---|---|
| Upgrade protokol (misalnya, EIP-4844) | Pengetatan kebijakan moneter global |
| Adopsi ETF spot ETH di AS | Penurunan minat ritel akibat sentimen negatif |
| Peningkatan aktivitas DeFi dan NFT | Regulasi ketat terhadap aset digital |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa artinya jika Ethereum gagal menembus $3.000?
Ini menunjukkan kurangnya permintaan kuat di level tersebut, yang bisa memicu aksi ambil untung oleh trader dan memperkuat tekanan jual jangka pendek.
Berapa target penurunan terdekat jika ETH turun lagi?
Target pertama berada di kisaran $2.800–$2.850. Jika support ini gagal dipertahankan, penurunan berikutnya bisa mengarah ke $2.400–$2.700.
Apa itu VWAP dan mengapa penting untuk Ethereum?
VWAP (Volume Weighted Average Price) adalah indikator yang menggabungkan harga dan volume perdagangan. Jika ETH berada di bawah VWAP, ini sering diartikan sebagai tanda dominasi penjual.
Apakah prediksi fraktal bisa diandalkan?
Model fraktal bersifat spekulatif dan didasarkan pada pola historis. Meski menarik, prediksi semacam ini tidak menjamin akurasi karena kondisi pasar selalu berubah.
Haruskah investor menjual Ethereum sekarang?
Keputusan investasi harus didasarkan pada profil risiko pribadi, strategi jangka panjang, dan diversifikasi portofolio—bukan hanya pada prediksi jangka pendek.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.