Emas dan Perak Tembus Rekor, Bitcoin Turun 30% dari Puncak Oktober
Baru-baru ini, pasar keuangan global menunjukkan dinamika yang kontras. Di satu sisi, emas dan perak mencatat harga tertinggi sepanjang masa. Di sisi lain, Bitcoin—yang sempat menjadi sorotan utama di pasar aset digital—mengalami penurunan tajam hingga 30% dari level tertingginya pada bulan Oktober.
Saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran $87.500, turun 2,4% dalam sehari. Kapitalisasi pasarnya telah menyusut lebih dari $700 miliar sejak Oktober, kini berada di sekitar $1,74 triliun. Koreksi ini menjadikan kuartal keempat tahun ini sebagai yang terburuk bagi Bitcoin dalam tujuh tahun terakhir.
Mengapa Bitcoin Melemah Saat Aset Tradisional Menguat?
Salah satu pertanyaan utama yang muncul adalah: mengapa Bitcoin justru melemah ketika saham AS dan logam mulia seperti emas dan perak mencatat performa cemerlang?
Likuiditas dan Perilaku Investor
Menurut analis pasar Daniel Kostecki, saat likuiditas pasar menyusut, aset berisiko tinggi seperti Bitcoin biasanya menjadi yang pertama dilepas. Sebaliknya, investor beralih ke aset yang dianggap lebih aman atau stabil, seperti saham blue-chip dan logam mulia.
CryptoQuant juga menegaskan bahwa Bitcoin masih dipersepsikan sebagai aset "high-beta"—artinya sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar—dan bukan sebagai safe haven seperti emas.
Permintaan Nyata Menurun
Data terbaru menunjukkan bahwa permintaan nyata (apparent demand) terhadap Bitcoin telah berubah negatif. Ini mengindikasikan bahwa pembeli baru mulai langka, sementara pemegang jangka pendek cenderung menjual meski dalam posisi rugi.
Grafik di atas memperlihatkan tren penurunan permintaan bersih Bitcoin sejak akhir Oktober, mencerminkan minimnya minat beli baru di tengah tekanan jual.
Apakah Ini Manipulasi Pasar?
Beberapa analis tidak melihat adanya pemicu fundamental yang jelas di balik koreksi ini—tidak ada berita negatif besar atau guncangan makroekonomi signifikan. Analis Bull Theory bahkan menyebut penurunan ini sebagai hasil dari "pure market manipulation" (manipulasi pasar murni).
“Tidak ada alasan ekonomi atau teknis yang valid untuk penurunan sebesar ini. Ini terasa seperti aksi jual terkoordinasi oleh pelaku besar,” ujar Bull Theory dalam laporan mingguannya.
Jika klaim ini benar, maka regulasi yang lebih ketat bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menciptakan pasar yang lebih adil dan transparan.
Harapan dari Regulasi dan Prospek 2026
Ada harapan bahwa perkembangan regulasi aset kripto di Amerika Serikat akan memberikan kejelasan hukum yang selama ini kurang. Ash Crypto, seorang analis terkemuka, memperkirakan bahwa setelah regulasi diterapkan, Bitcoin berpotensi melonjak melewati $110.000.
Tidak Ada "Santa Rally" Tahun Ini
QCP Capital, firma riset kripto ternama, menyatakan bahwa kemungkinan besar tidak akan ada rally akhir tahun (sering disebut "Santa Rally") untuk Bitcoin. Alasannya:
- Likuiditas tipis menjelang Natal dan akhir tahun
- Institusi sedang melakukan deleveraging (pengurangan posisi berisiko)
- Open interest pada kontrak perpetual BTC dan ETH turun masing-masing $3 miliar dan $2 miliar
- Aksi tax-loss harvesting oleh investor AS dapat menambah volatilitas jangka pendek
Grafik SOPR (Spent Output Profit Ratio) untuk pemegang jangka pendek menunjukkan banyak dari mereka menjual dalam kondisi rugi—tanda lemahnya sentimen pasar dan potensi tekanan lebih lanjut pada harga.
Oleh karena itu, QCP Capital memproyeksikan bahwa pergerakan besar Bitcoin kemungkinan baru akan terjadi **setelah 2026**, ketika siklus likuiditas global berubah dan kerangka regulasi semakin matang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa artinya "apparent demand" negatif untuk Bitcoin?
Artinya, jumlah Bitcoin yang dibeli oleh alamat baru lebih sedikit daripada yang dijual oleh alamat lama—menunjukkan kurangnya minat beli segar dari pasar.
Mengapa emas naik sementara Bitcoin turun?
Emas dianggap sebagai safe haven saat ketidakpastian meningkat, sedangkan Bitcoin masih diperlakukan sebagai aset spekulatif berisiko tinggi oleh banyak investor institusional.
Apakah penurunan 30% ini tanda awal bear market?
Belum tentu. Koreksi besar sering terjadi bahkan dalam bull market. Namun, tanpa pembeli baru dan dengan sentimen negatif, pemulihan bisa tertunda.
Kapan regulasi kripto AS diperkirakan rampung?
Prosesnya masih berjalan, tetapi banyak pihak memperkirakan rancangan undang-undang utama akan dikonsolidasikan pada paruh pertama 2026.
Apa yang harus dilakukan investor saat ini?
Analis menyarankan untuk fokus pada manajemen risiko, hindari leverage berlebihan, dan pertimbangkan strategi dollar-cost averaging jika yakin pada prospek jangka panjang Bitcoin.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.