BTC $68,898.00 +4.59%
ETH $2,055.93 +7.47%
XRP $1.41 +4.43%
ADA $0.27 +5.10%
SOL $83.99 +7.48%

Bitcoin Tertahan di $90.000 Akibat Ketegangan Geopolitik AS-Venezuela

Bitcoin Tertahan di $90.000 Akibat Ketegangan Geopolitik AS-Venezuela

Harga Bitcoin (BTC) mengalami tekanan jual setelah sempat menyentuh level tertinggi hampir $90.940, menurut data dari TradingView. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan munculnya laporan tentang serangan militer Amerika Serikat di ibu kota Venezuela, Caracas. Pasar kripto bereaksi cepat terhadap eskalasi geopolitik yang berpotensi mengganggu stabilitas global.

Giá Bitcoin gặp khó khăn tại 90.000 đô la trong bối cảnh Mỹ tấn công Venezuela

Grafik BTC/USD pada kerangka waktu satu jam menunjukkan pergerakan sideways setelah mencoba menembus resisten psikologis $90.000. Dengan pasar tradisional sedang libur akhir pekan, volatilitas cenderung lebih rendah—namun sentimen negatif dari konflik internasional tetap memengaruhi kepercayaan investor jangka pendek.

Ketegangan Geopolitik dan Reaksi Pasar Kripto

Berita tentang operasi militer AS di Venezuela menyebar luas setelah mantan Presiden Donald Trump mengklaim di platform Truth Social bahwa Presiden Venezuela telah ditangkap dan “dikeluarkan dari negara tersebut.” Meski belum dikonfirmasi secara independen, pernyataan tersebut cukup untuk memicu aksi ambil untung di pasar kripto.

Giá Bitcoin gặp khó khăn tại 90.000 đô la dalam bối cảnh Mỹ tấn công Venezuela

Sumber: Truth Social

Analisis dari akun @Wealthmanager di X (sebelumnya Twitter) menyatakan bahwa tekanan jual saat ini bersifat sementara. Ia menulis:

“Kita sedang melihat tekanan jual jangka pendek akibat aksi militer AS terhadap Venezuela, tapi saya tetap optimis dalam jangka pendek. Jika situasi tidak memburuk, ini hanya koreksi sementara sebelum rebound ke target $96.000–$100.000.”

Faktor Teknis yang Perlu Diperhatikan

Salah satu indikator penting yang disoroti adalah penutupan mingguan kontrak berjangka Bitcoin di CME Group tepat di atas $90.000. Hal ini menciptakan “gap” teknis yang biasanya menjadi magnet harga di masa depan.

  • Level $90.000 kini berubah menjadi support psikologis dan teknis.
  • Jika harga bertahan di atas MA 21-hari ($87.850), tren bullish bulan Januari masih utuh.
  • Breakout di atas $90.940 bisa memicu pembelian agresif menuju $96.000.

Persaingan Aset Safe Haven: Bitcoin vs Emas

Di tengah ketidakpastian geopolitik, investor biasanya beralih ke aset safe haven seperti emas. Namun kali ini, pola tersebut tampak berbeda. Sejak akhir Desember 2025, emas turun sekitar 6% dari puncaknya di $4.551 per ons, sementara Bitcoin naik sekitar 5% dalam periode yang sama.

Akun analisis Bull Theory mencatat fenomena menarik:

“Terakhir kali Bitcoin memulai rally parabolik adalah setelah emas mencapai puncaknya. Jika $4.550 adalah level tertinggi emas, ini bisa jadi awal rotasi modal dari emas ke BTC.”

Mengapa Bitcoin Mulai Unggul?

Beberapa alasan mungkin menjelaskan pergeseran preferensi investor:

  • Bitcoin semakin dilihat sebagai “emas digital” dengan likuiditas tinggi.
  • Adopsi institusional meningkat, termasuk ETF spot Bitcoin di AS.
  • Emas telah mencapai rekor tertinggi, sehingga profit-taking wajar terjadi.
Giá Bitcoin gặp khó khăn tại 90.000 đô la trong bối cảnh Mỹ tấn công Venezuela

Grafik harian BTC/USD dengan garis rata-rata pergerakan 21 hari (21SMA) | Sumber: TradingView

Michaël van de Poppe, trader ternama, menekankan bahwa selama Bitcoin tetap di atas 21SMA ($87.850), tren bulanan tetap positif. “Ini adalah pola klasik: ketegangan geopolitik membuat investor mencari alternatif, dan Bitcoin mulai menyaingi emas,” katanya.

Prospek Jangka Pendek dan Risiko yang Mengintai

Meski sentimen jangka pendek masih positif, beberapa risiko perlu diwaspadai:

  • Eskalasi konflik AS-Venezuela bisa memicu pelarian modal ke aset paling aman seperti dolar AS.
  • Liquidity weekend (rendahnya volume perdagangan akhir pekan) memperbesar risiko slippage dan manipulasi harga.
  • Ketergantungan pada sentimen makro: Keputusan suku bunga The Fed atau data inflasi AS bisa mengubah arah pasar dalam hitungan jam.

Lennaert Snyder, analis pasar, menyarankan untuk menunggu konfirmasi breakout atau breakdown di batas range akhir pekan (~$90.930). “Jika likuiditas tersapu dan harga menunjukkan kekuatan, posisi long bisa dipertimbangkan,” ujarnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa penyebab utama penurunan Bitcoin di bawah $90.000?

Penurunan dipicu oleh sentimen negatif akibat laporan serangan militer AS di Venezuela, yang memicu aksi ambil untung di tengah volatilitas rendah akhir pekan.

Apakah $90.000 masih level penting untuk Bitcoin?

Ya. Level ini kini berfungsi sebagai support psikologis dan teknis, terutama karena kontrak berjangka CME menutup minggu di atas angka tersebut.

Mengapa Bitcoin naik sementara emas turun?

Investor mulai memandang Bitcoin sebagai alternatif safe haven modern, terutama setelah emas mencapai puncak historis dan mengalami profit-taking.

Apa indikator teknis terpenting saat ini?

Garis rata-rata pergerakan 21 hari (21SMA) di sekitar $87.850. Selama harga bertahan di atasnya, tren bullish bulan Januari masih valid.

Kapan volatilitas Bitcoin kemungkinan besar meningkat?

Volatilitas diperkirakan meningkat setelah akhir pekan, ketika pasar tradisional dibuka kembali dan investor institusional kembali aktif pada Senin pagi (waktu AS).

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.