Bitcoin Mendekati $90.000: Apa yang Mendorong Kenaikan dan Apa yang Masih Belum Jelas?
Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar $89.520, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,79 triliun—angka yang mencerminkan dominasi signifikan terhadap seluruh ekosistem aset kripto. Meski belum menembus level psikologis $90.000 secara berkelanjutan, harga BTC tetap stabil dalam kisaran $85.000–$90.000 sepanjang Desember 2025 hingga awal 2026, meskipun sempat mengalami koreksi di kuartal sebelumnya.
BTC+1.8%
ETH+1.4%
Apa yang Terjadi pada Harga Bitcoin Saat Ini?
Harga Bitcoin kini berada di ambang penting: $89.520, hanya sedikit di bawah resistance kuat di $90.500. Volume perdagangan melonjak lebih dari 11.000% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan peningkatan minat pasar yang luar biasa. Namun, ini bukan sekadar kenaikan spekulatif. Beberapa indikator teknis dan aliran modal memberikan konteks lebih dalam.
Salah satunya adalah analisis premium Coinbase—selisih harga antara pasar AS (seperti Coinbase) dan bursa global. Menurut analis Burak Kesmeci, meski premium tersebut masih negatif (artinya investor AS tidak bersedia membayar lebih mahal dibanding pasar global), trennya mulai membaik sejak awal 2026, dengan kenaikan 4%. Ini bisa menandakan bahwa sentimen investor institusional di AS perlahan membaik, meski masih hati-hati.
Mengapa Pasar Sangat Memperhatikan Level Ini?
Level $90.000 bukan hanya angka bulat—ia mewakili zona resistensi teknis dan psikologis yang telah diuji beberapa kali. Lebih penting lagi, para analis menyoroti dua indikator moving average sebagai pemicu tren:
- SMA50 (Simple Moving Average 50 hari): Jika harga bertahan di atas $89.415 selama dua hari berturut-turut, ini bisa memicu momentum bullish jangka pendek.
- SMA365 dan SMA111: Persilangan kedua garis ini terjadi di sekitar $101.000. Tembus berkelanjutan di atas level itu akan menjadi sinyal kuat untuk tren jangka panjang.
“Investor mulai melihat Bitcoin bukan hanya sebagai aset spekulatif, tapi sebagai bagian dari strategi alokasi aset jangka panjang—terutama di tengah ketidakpastian makroekonomi global.”
Dominasi pasar Bitcoin juga mencapai 58,6%, artinya hampir 6 dari setiap 10 dolar yang diinvestasikan di pasar kripto mengalir ke BTC. Ini menunjukkan kepercayaan relatif terhadap stabilitas dan likuiditas Bitcoin dibanding aset kripto lain.
Potensi Dampak Jika Momentum Berlanjut
Jika Bitcoin berhasil menembus $90.500 dan kemudian $101.000, beberapa dampak mungkin terjadi:
- Aliran modal institusional meningkat, terutama jika ETF spot Bitcoin di AS terus menarik dana masuk.
- Efek domino ke aset kripto lain, karena kenaikan BTC sering kali membuka pintu bagi rally altcoin.
- Perubahan narasi media, dari “risiko tinggi” menjadi “aset lindung nilai digital”.
Namun, perlu dicatat bahwa volume perdagangan yang melonjak tajam juga bisa mencerminkan volatilitas ekstrem—bukan hanya kekuatan beli. Lonjakan volume tanpa penutupan harga yang kuat di atas resistensi bisa berujung pada aksi ambil untung (profit-taking) besar-besaran.
Apa yang Masih Belum Pasti?
Meski indikator teknis dan aliran modal menunjukkan potensi positif, ada beberapa ketidakpastian utama:
- Status premium Coinbase masih negatif, yang berarti investor AS—salah satu kelompok paling berpengaruh—belum sepenuhnya percaya diri.
- Kondisi makroekonomi global, termasuk kebijakan suku bunga The Fed dan inflasi AS, bisa mengubah arah pasar kapan saja.
- Belum ada konfirmasi breakout teknis. Harga harus bertahan di atas level kunci, bukan hanya menyentuhnya sesaat.
Dengan kata lain, pasar sedang dalam fase “menunggu konfirmasi”. Banyak pelaku pasar ingin melihat apakah kenaikan ini didukung oleh fundamental yang kuat, bukan hanya oleh spekulasi jangka pendek.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti “premium Coinbase” dan mengapa penting?
Premium Coinbase mengacu pada selisih harga Bitcoin di bursa AS (seperti Coinbase) dibanding harga global. Jika positif, artinya investor AS bersedia membayar lebih—biasanya tanda permintaan kuat. Saat ini, premium masih negatif, menunjukkan kehati-hatian meski tren mulai membaik.
Mengapa level $101.000 disebut sebagai “titik balik jangka panjang”?
Karena di level tersebut, dua moving average jangka panjang—SMA365 (tahunan) dan SMA111—berpotongan. Dalam analisis teknis, persilangan ini sering dianggap sebagai sinyal perubahan tren struktural, bukan hanya fluktuasi sementara.
Apakah kenaikan volume perdagangan selalu pertanda baik?
Tidak selalu. Volume tinggi bisa menandakan minat beli, tapi juga bisa mencerminkan aksi jual besar atau volatilitas ekstrem. Yang penting adalah apakah harga ditutup dan bertahan di level baru setelah lonjakan volume.
Apa hubungan antara dominasi Bitcoin dan kesehatan pasar kripto secara umum?
Dominasi tinggi (seperti 58,6%) biasanya terjadi saat investor mencari “pelabuhan aman” di dalam pasar kripto. Ini bisa menandakan kepercayaan pada BTC, tapi juga bisa berarti kurangnya minat terhadap proyek altcoin—yang kadang menjadi tanda stagnasi inovasi.
Mengapa investor AS begitu berpengaruh terhadap harga Bitcoin?
Karena AS memiliki salah satu ekosistem investasi institusional terbesar di dunia, termasuk dana pensiun, manajer aset besar, dan ETF. Ketika mereka mulai mengalokasikan dana ke Bitcoin, dampaknya terhadap likuiditas dan harga bisa sangat signifikan.
NewsBTCLangkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.