BTC $68,898.00 +4.59%
ETH $2,055.93 +7.47%
XRP $1.41 +4.43%
ADA $0.27 +5.10%
SOL $83.99 +7.48%

Rebound Saham MicroStrategy Sejalan dengan Lonjakan Harga Bitcoin ke $92.500

Rebound Saham MicroStrategy Sejalan dengan Lonjakan Harga Bitcoin ke $92.500

BTC+0.86%

Pada awal Januari 2024, saham MicroStrategy (NASDAQ: MSTR) menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan dengan kenaikan 3,5% dalam satu malam, menembus level $163. Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan harga Bitcoin yang melonjak hingga mencapai $92.500—level tertinggi baru sepanjang masa. Karena strategi perusahaan yang secara eksplisit mengikat nilai sahamnya dengan kepemilikan Bitcoin, pergerakan kedua aset ini sering kali berjalan paralel.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

MicroStrategy, di bawah kepemimpinan eksekutif Michael Saylor, telah menjadi salah satu perusahaan publik paling agresif dalam mengadopsi Bitcoin sebagai aset cadangan utama. Saat ini, perusahaan memegang 672.497 BTC, dibeli dengan harga rata-rata $74.997 per koin. Dengan harga Bitcoin di $92.500, nilai portofolio tersebut melebihi $62 miliar, menghasilkan keuntungan belum direalisasi lebih dari $11 miliar.

Selain itu, saham MSTR berhasil rebound dari level support psikologis $150 dan kini diperdagangkan di atas $163. Indikator nilai aset bersih yang disesuaikan (modified Net Asset Value/mNAV)—yang membandingkan harga saham dengan nilai Bitcoin per saham—kembali naik di atas angka 1, menandakan bahwa pasar mulai menilai saham tersebut lebih dekat dengan nilai intrinsik aset kriptonya.

Mengapa Pasar Sangat Memperhatikan Ini?

Perhatian investor tidak hanya tertuju pada performa saham MSTR, tetapi juga pada implikasi struktural yang lebih luas. Pertama, MicroStrategy telah menjadi semacam "proxy" likuid untuk eksposur institusional terhadap Bitcoin—banyak investor institusi yang lebih nyaman membeli saham MSTR daripada menyimpan Bitcoin secara langsung karena pertimbangan regulasi dan infrastruktur.

“MSTR bukan sekadar saham teknologi—ini adalah cara paling efisien bagi dana pensiun atau manajer aset tradisional untuk mendapatkan eksposur ke Bitcoin tanpa menyentuh dompet kripto,” ujar seorang analis pasar dalam diskusi internal.

Kedua, keputusan indeks MSCI pada 15 Januari akan menentukan apakah MSTR tetap masuk dalam indeks global utama. Jika dikeluarkan, diperkirakan bisa memicu arus keluar dana hingga $8,8 miliar dari ETF dan reksa dana yang melacak indeks tersebut. Inilah mengapa volatilitas saham MSTR dalam dua minggu ke depan sangat sensitif terhadap perkembangan ini.

Apa Dampak Potensial dari Pergerakan Ini?

Jika tren positif berlanjut, beberapa dampak jangka menengah bisa terjadi:

  • Penguatan narasi “Bitcoin sebagai aset cadangan perusahaan”: Keberhasilan MSTR memberi contoh nyata bahwa strategi holding Bitcoin bisa meningkatkan valuasi perusahaan di mata investor.
  • Permintaan institusional terhadap MSTR meningkat: Cadangan USD perusahaan naik menjadi $2,2 miliar, memberi ruang lebih besar untuk pembelian Bitcoin tambahan tanpa perlu menerbitkan saham baru.
  • Tekanan pada regulator AS: Semakin populernya model MSTR bisa mempercepat dorongan untuk kerangka regulasi yang lebih jelas terkait kepemilikan aset digital oleh perusahaan publik.

Michael Saylor sendiri baru-baru ini memberi sinyal lewat media sosial bahwa perusahaan mungkin akan melakukan pembelian Bitcoin lagi—meski belum ada pengumuman resmi. Hal ini menambah spekulasi bahwa MSTR masih dalam mode akumulasi agresif.

Apa yang Masih Belum Pasti?

Meski situasinya tampak optimis, sejumlah ketidakpastian tetap ada:

Pertama, keputusan MSCI pada 15 Januari masih menggantung. Jika MSTR dikeluarkan dari indeks, arus keluar besar-besaran bisa menekan harga saham terlepas dari performa Bitcoin. Kedua, hubungan antara harga MSTR dan Bitcoin tidak selalu linier—faktor makro seperti suku bunga, sentimen saham teknologi, dan likuiditas pasar juga berperan.

Ketiga, meskipun keuntungan belum direalisasi terlihat besar, MicroStrategy belum menjual satu pun Bitcoin sejak mulai mengakumulasi. Strategi “hold forever” ini rentan terhadap penurunan harga jangka panjang atau perubahan kebijakan pajak yang merugikan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu mNAV dan mengapa penting untuk saham MSTR?

mNAV (modified Net Asset Value) adalah rasio yang membandingkan harga saham MSTR dengan nilai Bitcoin yang dimiliki per saham. Jika mNAV > 1, artinya saham diperdagangkan di atas nilai aset Bitcoin-nya; jika < 1, saham dianggap “diskon”. Angka ini menjadi indikator sentimen pasar terhadap valuasi relatif MSTR.

Apakah MicroStrategy benar-benar “saham Bitcoin”?

Tidak sepenuhnya. Meski valuasi MSTR sangat dipengaruhi harga Bitcoin, saham ini tetap merupakan instrumen ekuitas dengan risiko bisnis tersendiri—termasuk utang perusahaan, keputusan manajemen, dan faktor pasar saham tradisional. Ini bukan pengganti langsung untuk memegang Bitcoin.

Mengapa keputusan MSCI begitu penting?

Banyak dana indeks pasif (seperti ETF) wajib membeli atau menjual saham berdasarkan komposisi indeks MSCI. Jika MSTR dikeluarkan, dana-dana tersebut harus melepas sahamnya, yang bisa memicu penjualan besar-besaran terlepas dari fundamental perusahaan.

Apakah MicroStrategy akan terus membeli Bitcoin?

Perusahaan memiliki sejarah konsisten dalam akumulasi Bitcoin, dan cadangan USD-nya saat ini memungkinkan pembelian lebih lanjut. Namun, keputusan aktual tergantung pada kondisi pasar, likuiditas, dan pertimbangan strategis—belum ada jaminan pembelian baru akan segera terjadi.

Apa risiko terbesar bagi investor MSTR saat ini?

Risiko utama mencakup: (1) volatilitas harga Bitcoin, (2) potensi pengeluaran dari indeks MSCI, (3) perubahan kebijakan akuntansi atau perpajakan terkait aset kripto, dan (4) ketergantungan berlebihan pada figur Michael Saylor dalam strategi perusahaan.

Coinspeaker

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.