Investor Awal XRP Gunakan Perdagangan OTC untuk Menjaga Stabilitas Harga
Baru-baru ini, muncul laporan bahwa investor awal XRP—termasuk entitas yang memegang jumlah besar sejak awal peluncuran aset tersebut—telah secara aktif menjual kepemilikannya melalui saluran perdagangan institusional seperti over-the-counter (OTC) dan dark pools. Meskipun terjadi volume penjualan yang signifikan, harga XRP tetap relatif stabil di pasar publik. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana struktur distribusi pasokan XRP memengaruhi dinamika harganya, terutama dalam konteks permintaan yang meningkat dari produk keuangan seperti ETF.
Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Investor awal XRP—yang sering kali memegang jutaan atau bahkan miliaran token—tidak menjual aset mereka melalui bursa publik seperti Binance atau Coinbase. Sebaliknya, mereka menggunakan mekanisme perdagangan OTC (over-the-counter) atau dark pools, yaitu platform privat yang memungkinkan transaksi besar tanpa mengganggu buku pesanan publik. Platform seperti FalconX dan Kraken menyediakan layanan ini untuk klien institusional.
Dengan cara ini, penjualan besar tidak langsung menciptakan tekanan jual di pasar terbuka, sehingga harga XRP tampak stabil meskipun terjadi pergerakan pasokan yang signifikan di balik layar. Ini adalah strategi umum di pasar aset digital maupun tradisional untuk menghindari “slippage” atau eksekusi harga yang buruk akibat likuiditas terbatas.
Mengapa Pasar Memperhatikan Ini?
Pasar memperhatikan karena stabilitas harga XRP terjadi meskipun ada spekulasi positif, termasuk potensi peluncuran ETF berbasis XRP di masa depan. Biasanya, ekspektasi semacam itu mendorong kenaikan harga. Namun, dalam kasus XRP, efek tersebut tampak diredam.
“Stabilitas harga bukan berarti tidak ada penjualan—justru menunjukkan bahwa penjualan sedang terjadi secara terstruktur di luar pandangan publik,” kata seorang analis pasar institusional.
Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa pasokan XRP yang tersedia di pasar terbuka mungkin lebih terbatas daripada yang terlihat, karena sebagian besar likuiditas dialihkan ke saluran OTC. Ini membuat sulit bagi pedagang ritel untuk menilai tekanan penawaran-persediaan yang sebenarnya.
Dampak Potensial terhadap Pasar XRP
Jika tren ini berlanjut, beberapa dampak struktural dapat terjadi:
- Penekanan harga jangka pendek: Pasokan berkelanjutan melalui OTC mencegah lonjakan harga meskipun ada permintaan kuat.
- Pengurangan inventaris OTC: Saat ETF mulai membeli XRP melalui meja OTC yang sama, persediaan di saluran tersebut bisa habis lebih cepat.
- Peningkatan volatilitas di masa depan: Jika pasokan OTC menipis, penjualan besar-besaran mungkin mulai muncul di bursa publik, yang bisa memicu fluktuasi harga yang lebih tajam.
- Ketidakseimbangan informasi: Investor ritel beroperasi dengan data pasar terbatas, sementara institusi memiliki akses ke aliran pasokan yang tidak terlihat.
Gambar di bawah ini menunjukkan grafik harga XRP dari TradingView, yang mencerminkan stabilitas relatif meskipun terjadi aktivitas perdagangan tinggi di latar belakang.
Apa yang Masih Belum Pasti?
Meskipun pola perdagangan OTC ini masuk akal secara logika pasar, masih banyak ketidakpastian yang perlu dicermati:
Pertama, tidak ada data publik yang akurat tentang volume total XRP yang diperdagangkan melalui OTC. Kedua, tidak jelas berapa lama lagi pasokan dari investor awal akan terus mengalir—apakah ini fase akhir distribusi atau masih berlangsung bertahun-tahun. Ketiga, dampak nyata dari potensi ETF XRP terhadap likuiditas OTC belum teruji secara empiris.
Selain itu, regulasi juga menjadi faktor kunci. Jika otoritas seperti SEC mengubah pandangan terhadap status hukum XRP, baik sebagai sekuritas maupun komoditas, hal itu bisa mengubah seluruh arsitektur distribusi dan permintaan institusional.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu perdagangan OTC dalam konteks kripto?
Perdagangan OTC (over-the-counter) adalah transaksi langsung antara dua pihak di luar bursa publik. Ini umum digunakan untuk volume besar agar tidak mengganggu harga pasar terbuka.
Apakah penjualan OTC berarti XRP sedang “dijual habis” oleh pemegang awal?
Tidak selalu. Banyak investor institusional menggunakan OTC untuk rebalancing portofolio atau mengambil keuntungan sebagian, bukan keluar sepenuhnya. Ini adalah praktik manajemen risiko normal.
Mengapa harga XRP tidak naik meski ada kabar positif?
Karena pasokan tambahan dari penjualan OTC menyeimbangkan permintaan baru. Selama pasokan ini tersedia, tekanan kenaikan harga bisa tertahan—bukan karena kurang minat, tapi karena pasokan yang terkelola.
Apakah ETF XRP benar-benar akan mengurangi likuiditas OTC?
Jika ETF diluncurkan dan perlu membeli XRP dalam jumlah besar, mereka kemungkinan akan menggunakan meja OTC yang sama dengan penjual institusional. Ini bisa menguras stok XRP di saluran tersebut, membuat penjualan besar lebih terlihat di pasar publik.
Apakah investor ritel dirugikan oleh sistem ini?
Tidak secara langsung, tetapi mereka beroperasi dengan informasi yang tidak lengkap. Mereka melihat harga stabil dan mungkin mengira tidak ada tekanan jual, padahal pasokan besar sedang diedarkan di luar pandangan mereka.
NewsBTCLangkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.