Ethereum Bertahan di Atas USD 2.900 Meski Tekanan Jual Meningkat
Ethereum (ETH) berhasil mempertahankan level harga di atas USD 2.900 meskipun menghadapi tekanan jual yang signifikan dalam sepekan terakhir. Di tengah gelombang aksi ambil untung dan penyesuaian portofolio akhir tahun, ETH menunjukkan ketahanan yang mengejutkan.
Grafik arus bersih ETH ke bursa menunjukkan peningkatan pasokan di platform perdagangan, yang biasanya menjadi sinyal bearish. Namun, harga tidak langsung anjlok—mengisyaratkan adanya permintaan kuat di balik layar.
Tekanan Jual Datang dari Investor Ritel dan Pasar AS
Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa sekitar 400.000 ETH mengalir masuk ke bursa dalam periode tersebut. Angka ini mencerminkan minat jual yang meningkat, terutama dari investor ritel yang ingin mengamankan keuntungan atau meminimalkan kerugian menjelang akhir tahun.
Indeks Coinbase Premium Turun Tajam
Salah satu indikator kunci yang menunjukkan pelemahan permintaan di Amerika Serikat adalah Coinbase Premium Index, yang turun hingga -0,12. Ini menandakan bahwa harga ETH di Coinbase Pro lebih rendah dibandingkan Binance—suatu tanda bahwa pembeli di AS sedang surut.
Penurunan indeks ini mirip dengan kondisi pada pertengahan November lalu, saat pasar mengalami aksi jual besar-besaran. Kini, pola serupa muncul kembali, tetapi kali ini harga ETH tidak langsung runtuh.
ETF Spot ETH di AS Alami Penarikan Dana
Selain itu, dana ETF spot Ethereum di AS juga mencatatkan penarikan bersih sebesar USD 102,3 juta dalam sepekan terakhir, menurut SoSoValue. Sejak 11 Desember, hanya ada satu hari di mana ETF tersebut mencatat aliran masuk—menegaskan dominasi sentimen hati-hati di kalangan institusi.
- Penarikan dana ETF: USD 102,3 juta (sepekan)
- Hanya 1 hari dengan aliran masuk sejak 11 Desember
- Pasar AS menunjukkan permintaan melemah
Perilaku Investor: Ritel Jual, "Cá Voi" Tetap Tenang
Analisis berdasarkan ukuran dompet menunjukkan bahwa mayoritas penjual berasal dari kelompok investor menengah—mereka yang memegang antara 100 hingga 10.000 ETH. Total distribusi dari kelompok ini mencapai sekitar 370.000 ETH.
Sebaliknya, pemegang besar atau “cá voi” (whales)—yaitu dompet dengan saldo lebih dari 10.000 ETH—tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam kepemilikan mereka. Ini menunjukkan bahwa pihak-pihak dengan modal besar masih percaya pada prospek jangka panjang ETH.
“Aksi jual saat ini sebagian besar didorong oleh strategi tax-loss harvesting—investor sengaja merealisasikan kerugian untuk mengurangi beban pajak akhir tahun,” kata Thomas Lee, Presiden BitMine, sebuah firma manajemen aset Ethereum.
Menariknya, meski volume jual tinggi, jumlah kerugian yang direalisasikan di seluruh jaringan tetap rendah menurut Santiment. Ini menyiratkan bahwa banyak pemegang ETH masih dalam posisi untung dan enggan melepas aset mereka.
Prospek Harga: Ujian di Level Psikologis USD 3.000
Dalam 24 jam terakhir, pasar futures ETH mencatat likuidasi posisi senilai USD 36,9 juta—dengan USD 25 juta di antaranya berasal dari posisi beli (long). Ini menunjukkan volatilitas tinggi dan ketidakpastian arah tren jangka pendek.
Secara teknis, ETH kini menguji ulang level psikologis USD 3.000, yang bertepatan dengan EMA 20-hari dan garis resistensi dari pola segitiga menurun (descending triangle). Upaya sebelumnya gagal menembus level ini, menunjukkan adanya tekanan jual kuat di zona tersebut.
Skenario Bullish vs Bearish
Jika ETH berhasil menembus USD 3.000 dengan volume tinggi, kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikan menuju resisten berikutnya di sekitar USD 3.260. Namun, jika gagal lagi, harga bisa terkoreksi kembali ke support kuat di kisaran USD 2.780.
| Skenario | Level Kunci | Konfirmasi |
|---|---|---|
| Bullish | Terobosan USD 3.000 | Volume tinggi + penutupan harian di atas |
| Bearish | Penolakan di USD 3.000 | Penurunan ke bawah EMA 20-hari |
Indikator momentum seperti RSI berada di zona netral, sementara Stochastic Oscillator mulai menunjukkan sinyal beli lemah. Ini menggambarkan pasar sedang dalam fase transisi—belum cukup kuat untuk rally, tapi juga tidak siap untuk jatuh bebas.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti Exchange Netflow positif untuk harga ETH?
Exchange Netflow positif berarti lebih banyak ETH masuk ke bursa daripada keluar—biasanya tanda potensi tekanan jual. Namun, jika harga tetap stabil, ini bisa menunjukkan adanya pembeli kuat di level tersebut.
Mengapa investor AS menjual ETH akhir-akhir ini?
Salah satu alasan utamanya adalah strategi tax-loss harvesting menjelang akhir tahun, di mana investor sengaja merealisasikan kerugian untuk mengurangi kewajiban pajak.
Apa yang dimaksud dengan Coinbase Premium Index negatif?
Indeks ini mengukur selisih harga ETH antara Coinbase Pro dan Binance. Nilai negatif berarti harga di AS lebih rendah, menandakan permintaan lemah di pasar Amerika.
Mengapa “cá voi” tidak ikut menjual ETH?
Pemegang besar cenderung berfokus pada prospek jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi jangka pendek atau strategi pajak tahunan.
Apa yang harus diperhatikan saat ETH menguji USD 3.000?
Perhatikan volume perdagangan dan apakah harga mampu menutup di atas level tersebut selama minimal satu sesi harian penuh—bukan sekadar sentuhan sesaat.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.