BTC $68,848.00 +4.25%
ETH $2,050.87 +6.33%
XRP $1.41 +4.46%
ADA $0.27 +5.95%
SOL $84.64 +8.47%

Miliarder India Nikhil Kamath Pertimbangkan Investasi Bitcoin pada 2026

Miliarder India Nikhil Kamath Pertimbangkan Investasi Bitcoin pada 2026

Salah satu tokoh bisnis paling terkenal di India, Nikhil Kamath, baru-baru ini mengungkapkan ketertarikannya untuk mulai berinvestasi dalam Bitcoin—namun tidak sebelum tahun 2026. Meskipun telah lama berinteraksi dengan para pemimpin industri blockchain, Kamath mengakui bahwa ia belum pernah membeli aset kripto apa pun hingga saat ini.

BTC+1.4%

Pandangan Nikhil Kamath terhadap Aset Kripto

Nikhil Kamath, co-founder dari Zerodha—platform perdagangan saham terkemuka di India—dikenal karena pendekatannya yang hati-hati terhadap investasi. Dalam wawancara terbaru, ia menyatakan bahwa meskipun ia sering berdiskusi dengan pelaku industri blockchain, pengetahuannya tentang teknologi dan ekosistem kripto masih terbatas.

“Saya belum pernah membeli satu satoshi pun Bitcoin. Saya ingin memahami lebih dalam sebelum terjun,” ujar Kamath.

Sikapnya yang menunda keputusan hingga 2026 menunjukkan bahwa ia tidak ingin terburu-buru, terutama mengingat volatilitas pasar kripto dan ketidakpastian regulasi di negara asalnya.

Mengapa Menunggu hingga 2026?

Kamath tampaknya menunggu dua hal utama:

  • Kejelasan regulasi dari pemerintah India terhadap aset digital
  • Pematangan infrastruktur dan adopsi institusional global terhadap Bitcoin

Dengan jeda waktu dua tahun, ia berharap bisa melihat tren jangka panjang dan menghindari risiko spekulatif jangka pendek.

Lanskap Regulasi Kripto di India

India memiliki sejarah yang rumit dengan aset kripto. Pemerintah kerap menyuarakan kekhawatiran tentang risiko terhadap stabilitas sistem keuangan, pencucian uang, dan penghindaran pajak.

Meski demikian, hingga kini pemerintah India tidak memiliki rencana konkret untuk melarang total perdagangan atau kepemilikan aset kripto. Namun, mereka juga belum memberikan kerangka regulasi yang jelas.

Tanda-Tanda Perubahan Sikap?

Beberapa perkembangan terbaru menunjukkan bahwa India mungkin mulai membuka diri:

  • Coinbase, bursa kripto global, kembali memperluas operasinya di India setelah sempat keluar dari pasar.
  • Otoritas pajak telah menerapkan aturan perpajakan spesifik untuk transaksi kripto sejak 2022.
  • Bank sentral sedang mengembangkan mata uang digital resmi (CBDC), yang menunjukkan minat terhadap teknologi blockchain.

Namun, tetap ada kehati-hatian. Pejabat pemerintah kerap menyebut kripto sebagai "aset spekulatif berisiko tinggi", dan larangan penuh masih menjadi opsi yang dibahas di kalangan pembuat kebijakan.

Peluang dan Ketidakpastian bagi Investor India

Jika Kamath akhirnya memutuskan berinvestasi pada 2026, langkahnya bisa menjadi sinyal penting bagi investor ritel dan institusional di India. Namun, prospek tersebut masih diselimuti ketidakpastian.

Faktor Pendukung Risiko Utama
Adopsi global Bitcoin yang terus tumbuh Kemungkinan regulasi ketat atau larangan parsial
Kehadiran kembali platform internasional seperti Coinbase Pajak tinggi (30% atas keuntungan kripto + 1% TDS)
Dukungan teknologi dari startup lokal Kurangnya edukasi dan literasi keuangan digital

Investor India harus siap menghadapi skenario ganda: potensi pertumbuhan besar jika regulasi bersahabat, atau stagnasi jika kebijakan menjadi restriktif.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa alasan Nikhil Kamath belum berinvestasi di Bitcoin?

Ia mengaku belum cukup memahami teknologi dan risiko kripto, serta menunggu kejelasan regulasi di India.

Apakah India akan melarang Bitcoin?

Saat ini tidak ada rencana resmi untuk larangan total, tetapi pemerintah tetap waspada dan terus mengevaluasi risiko sistemik.

Berapa pajak atas keuntungan kripto di India?

Keuntungan dari aset kripto dikenai pajak 30%, ditambah potongan sumber (TDS) sebesar 1% per transaksi.

Mengapa Coinbase kembali ke India?

Perusahaan melihat potensi pasar jangka panjang dan mungkin merespons sinyal kebijakan yang lebih terbuka belakangan ini.

Apa arti rencana Kamath bagi pasar kripto India?

Jika tokoh ternama seperti Kamath masuk, itu bisa meningkatkan legitimasi kripto di mata investor tradisional dan mendorong adopsi lebih luas.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.