Analisis Koreksi Bitcoin: Kapan Pasar Bearish Berakhir dan Bottom Terbentuk?
Bitcoin (BTC) saat ini berada dalam fase ketidakpastian. Meski sempat mencatat rekor tertinggi di atas $126.000 pada Oktober 2024, harga kini turun ke kisaran $88.290—menunjukkan penurunan sekitar 30% dari puncaknya. Banyak analis mulai mempertanyakan apakah pasar sedang memasuki fase bearish yang lebih panjang.
BTC+0.41%
Salah satu suara yang menonjol datang dari analis pasar kripto Ali Martinez, yang menggunakan pola historis untuk memprediksi kemungkinan titik terendah (bottom) berikutnya. Menurutnya, siklus pasar Bitcoin memiliki pola yang cukup konsisten—dan itu bisa menjadi petunjuk penting bagi investor jangka panjang.
Pola Siklus Pasar Bitcoin Menurut Data Historis
Martinez mengamati bahwa setiap siklus besar Bitcoin terdiri dari dua fase utama: fase bull market (kenaikan) dan fase bear market (penurunan). Dari data historis, durasi rata-rata kedua fase ini menunjukkan angka yang mengejutkan konsisten.
Dua Siklus Sebelumnya: Pola yang Terulang
Berikut ringkasan dua siklus lengkap Bitcoin sebelumnya:
- Siklus Pertama: Bottom Januari 2015 → Puncak Desember 2017 (1.064 hari), lalu bear market selama 364 hari hingga bottom Desember 2018.
- Siklus Kedua: Bottom Desember 2018 → Puncak November 2021 (1.064 hari), diikuti penurunan hingga bottom November 2022 di sekitar $15.500 (364 hari).
Pola ini menunjukkan bahwa durasi antara bottom ke puncak cenderung stabil di sekitar 1.064 hari, sementara fase penurunan berlangsung sekitar 364 hari. Jika pola ini berlanjut, maka kita mungkin bisa memproyeksikan titik terendah berikutnya dengan cukup akurat.
Proyeksi Bottom Berikutnya: Oktober 2026?
Siklus ketiga dimulai dari bottom November 2022 dan mencapai puncak di atas $126.000 pada Oktober 2024. Mengacu pada pola sebelumnya, fase penurunan diperkirakan akan berlangsung sekitar 364 hari—yang membawa kita ke sekitar Oktober 2026.
Namun, perlu dicatat bahwa durasi ini bukanlah aturan mutlak. Faktor eksternal seperti regulasi global, adopsi institusional, atau peristiwa makroekonomi bisa mempercepat atau memperlambat siklus tersebut.
Berapa Harga Potensial di Titik Terendah?
Jika melihat koreksi historis:
- 2017–2018: Penurunan 84%
- 2021–2022: Penurunan 77%
Rata-rata koreksi mencapai sekitar 80%. Jika puncak siklus ini adalah $126.000, maka penurunan 80% akan membawa harga ke sekitar $25.200. Namun, Martinez memberikan estimasi yang sedikit lebih optimis: $37.500.
Mengapa perbedaan ini? Karena semakin matangnya pasar Bitcoin, likuiditas meningkat, dan adopsi institusional telah mengurangi volatilitas ekstrem dibanding siklus sebelumnya. Artinya, koreksi mungkin tidak sedalam dulu.
Ketidakpastian dan Risiko yang Perlu Dipertimbangkan
Meskipun pola historis menarik, mengandalkan prediksi berbasis siklus saja berisiko tinggi. Beberapa faktor bisa mengganggu proyeksi ini:
- Perubahan regulasi global: Misalnya larangan tiba-tiba di negara besar seperti AS atau Tiongkok.
- Adopsi massal atau teknologi baru: Seperti integrasi Bitcoin sebagai cadangan devisa nasional atau kemajuan di Lightning Network.
- Krisis keuangan global: Yang bisa memicu pelarian aset ke safe haven—termasuk atau justru menjauhi Bitcoin.
- Halving dan pasokan: Event halving April 2024 mungkin telah memengaruhi dinamika pasokan, tetapi dampaknya tidak selalu langsung terasa.
“Pola historis adalah panduan, bukan ramalan pasti. Pasar kripto semakin kompleks seiring waktu,” kata Martinez dalam catatan analisis terbarunya.
Oleh karena itu, investor disarankan untuk tidak hanya mengandalkan timeline siklus, tetapi juga memantau fundamental, sentimen pasar, dan indikator on-chain.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu siklus pasar Bitcoin?
Siklus pasar Bitcoin merujuk pada pola berulang antara periode kenaikan harga (bull market) dan penurunan harga (bear market), yang biasanya dipengaruhi oleh event seperti halving, adopsi, dan sentimen investor.
Mengapa Oktober 2026 disebut sebagai potensi bottom?
Berdasarkan pola historis, fase bear market Bitcoin berlangsung sekitar 364 hari setelah puncak. Jika puncak terjadi Oktober 2024, maka bottom diperkirakan sekitar Oktober 2026.
Apakah harga $37.500 sudah pasti menjadi bottom?
Tidak. Angka itu hanyalah estimasi berdasarkan rata-rata koreksi historis dan asumsi bahwa volatilitas berkurang. Harga aktual bisa lebih tinggi atau lebih rendah tergantung kondisi pasar.
Bagaimana cara memverifikasi pola siklus ini?
Anda bisa menganalisis data historis harga Bitcoin, durasi antara bottom dan peak, serta membandingkannya dengan indikator on-chain seperti active addresses, hash rate, dan realized cap.
Apakah aman berinvestasi saat mendekati perkiraan bottom?
Tidak ada jaminan. Meski membeli di dekat bottom secara historis menguntungkan, timing pasar sangat sulit. Strategi dollar-cost averaging (DCA) sering direkomendasikan untuk mengurangi risiko timing yang salah.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.