Bitcoin ETF Alami Arah Keluar Dana Besar, Tekanan Harga Berlanjut
Harga Bitcoin terus mengalami tekanan jual meski sempat mencoba pulih. Saat ini, aset kripto terbesar itu berada di sekitar level $87.000, tetapi setiap upaya rebound selalu dihadang oleh aksi ambil untung dari investor besar. Data on-chain menunjukkan penurunan jumlah alamat dompet yang dimiliki oleh "shark" dan "whale", mengisyaratkan sentimen bearish yang masih kuat di pasar.
Pola Harga Mirip 2021 Kembali Muncul
Analis pasar Tracer memperingatkan bahwa pola harga Bitcoin saat ini menyerupai apa yang terjadi pada tahun 2021. Saat itu, BTC membentuk pola double top sebelum mengalami penurunan tajam. Pola serupa tampaknya sedang terbentuk kembali, dengan potensi kenaikan sementara ke level $100.000 sebelum koreksi lebih dalam—bahkan mungkin hingga di bawah $60.000.
Data Dompet Menunjukkan Perubahan Sentimen
Menurut Santiment, jumlah dompet yang menyimpan minimal 1 BTC turun sebesar 2,2% sejak puncak Maret lalu. Namun, ada dinamika menarik: dompet yang menyimpan lebih dari 1 BTC justru menambah kepemilikan mereka sebanyak sekitar 136.670 BTC. Ini menunjukkan bahwa meski investor ritel mulai mundur, akumulasi oleh pemain besar masih berlangsung—meski tidak cukup kuat untuk mendorong harga naik secara signifikan.
Aliran Dana Keluar dari Bitcoin ETF AS Meningkat
Salah satu faktor utama yang menekan harga Bitcoin adalah arus keluar dana (outflows) dari ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Setelah pekan lalu mencatat outflow sebesar $497 juta, tren negatif berlanjut. Pekan ini, total outflow mencapai $188 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menjadi penyumbang terbesar—$157,3 juta.
- Outflow mingguan terbaru: $188 juta
- Kontributor terbesar: IBIT ($157,3 juta)
- Tren outflow berlangsung selama dua pekan berturut-turut
Fenomena ini mencerminkan kehati-hatian investor institusional terhadap eksposur Bitcoin dalam jangka pendek, terutama di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
Korelasi Negatif dengan Aset Tradisional
Bitcoin kini menunjukkan korelasi negatif yang kuat dengan saham teknologi AS serta logam mulia seperti emas dan perak. Artinya, ketika pasar saham atau emas naik, Bitcoin justru cenderung melemah—dan sebaliknya. Hal ini memperkuat narasi bahwa BTC sedang diperlakukan lebih sebagai aset spekulatif daripada safe haven.
“Rebound ke $90.000 baru-baru ini langsung ditolak pasar. Ini menunjukkan kurangnya permintaan kuat di level tersebut,” kata analis pasar.
Dengan kondisi ini, prospek jangka pendek Bitcoin tetap suram kecuali ada perubahan signifikan dalam sentimen investor atau kebijakan moneter global.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti outflow dari Bitcoin ETF?
Outflow berarti investor menarik dana dari ETF Bitcoin, yang biasanya mencerminkan penurunan minat atau kekhawatiran terhadap harga Bitcoin dalam jangka pendek.
Mengapa dompet besar masih akumulasi meski harga turun?
Investor besar (whales) sering melihat penurunan harga sebagai peluang beli murah, terutama jika mereka percaya pada potensi jangka panjang Bitcoin.
Apakah pola double top selalu diikuti penurunan tajam?
Tidak selalu, tetapi secara historis pola double top sering menjadi sinyal reversal bearish, terutama bila disertai volume jual tinggi.
Berapa besar pengaruh ETF terhadap harga Bitcoin?
ETF Bitcoin sangat berpengaruh karena menyalurkan arus modal institusional. Arus masuk/keluar dana bisa langsung memengaruhi likuiditas dan harga pasar spot.
Apa yang harus diperhatikan investor saat ini?
Investor disarankan memantau data on-chain, arus ETF, serta indikator makroekonomi seperti suku bunga The Fed dan inflasi AS, karena semuanya saling terkait dengan pergerakan harga Bitcoin.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.