Bitcoin Menghadapi Tekanan Jual, Sementara Emas dan Perak Jadi Pilihan Aman
Harga Bitcoin kini berada di bawah tekanan, gagal menembus kembali level psikologis $90.000. Pasar tampak kehilangan momentum bullish, sementara investor mulai mengalihkan perhatian ke aset defensif seperti emas dan perak. Ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter global memperkuat minat terhadap logam mulia, yang dianggap lebih stabil dibanding aset kripto.
Bitcoin sebagai Aset Berisiko Tinggi
Selama beberapa tahun terakhir, Bitcoin sering dipromosikan sebagai "emas digital". Namun dalam praktiknya, pasar memperlakukannya lebih sebagai aset berisiko tinggi (high-beta risk asset), bukan safe haven murni seperti obligasi pemerintah atau emas fisik.
Permintaan Melemah, Tekanan Jual Meningkat
Data terbaru menunjukkan permintaan nyata terhadap Bitcoin sedang menurun. Pemegang jangka pendek (short-term holders) banyak yang menjual dalam kondisi rugi, yang menambah tekanan jual di pasar. Indikator SOPR (Spent Output Profit Ratio) untuk kelompok ini masih berada di bawah 1—tanda bahwa mayoritas transaksi terjadi di bawah harga beli mereka.
- Permintaan riil turun sejak koreksi dari level tertinggi di atas $110.000.
- Pemegang jangka pendek cenderung panik saat harga turun.
- Tanpa peningkatan permintaan berkelanjutan, potensi kenaikan terbatas.
Dominasi Emas dan Perak di Tengah Ketidakpastian Global
Di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran resesi, investor institusional lebih memilih emas dan perak. Alasannya sederhana: likuiditas tinggi, infrastruktur pasar yang matang, serta status historis sebagai penyimpan nilai.
“Emas tidak bergantung pada teknologi, regulasi, atau sentimen media sosial. Itu adalah aset yang telah teruji selama ribuan tahun,” kata seorang analis komoditas di London.
Berbeda dengan Bitcoin yang harganya sangat sensitif terhadap sentimen makro dan aliran berita, logam mulia menawarkan stabilitas relatif—terutama dalam fase volatilitas ekstrem.
Tekanan Teknis pada Harga Bitcoin
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $87.000–$88.000, jauh dari puncak sebelumnya di atas $110.000. Secara teknis, harga berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari (50-day MA), yang menandakan momentum jangka pendek negatif.
Support Kritis di Rata-Rata 100 Hari
Level support terpenting saat ini adalah rata-rata pergerakan 100 hari (100-day MA). Jika harga bertahan di atasnya, ada peluang membentuk dasar baru. Namun, jika tembus ke bawah, risiko penurunan lanjut ke rata-rata 200 hari (200-day MA) menjadi nyata.
Volume perdagangan juga memberikan sinyal distribusi—bukan akumulasi. Artinya, pemain besar kemungkinan sedang melepas posisi, bukan membeli saat harga turun.
| Indikator | Status Saat Ini | Implikasi |
|---|---|---|
| Harga vs 50-day MA | Di bawah | Momentum jangka pendek negatif |
| Harga vs 100-day MA | Menguji support | Kritis untuk stabilitas jangka menengah |
| Harga vs 200-day MA | Masih di atas | Tren jangka panjang belum rusak |
Untuk merebut kembali kendali, bulls perlu mendorong harga kembali di atas $90.000 secara berkelanjutan. Tanpa itu, sentimen bearish bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang menyebabkan Bitcoin dianggap bukan safe haven?
Karena harganya sangat volatil dan berkorelasi kuat dengan aset berisiko lain seperti saham teknologi, terutama dalam kondisi pasar stres.
Mengapa investor institusional lebih suka emas daripada Bitcoin?
Emas memiliki likuiditas tinggi, regulasi jelas, infrastruktur perdagangan mapan, dan sejarah panjang sebagai penyimpan nilai—hal yang belum sepenuhnya dimiliki Bitcoin.
Apa arti SOPR di bawah 1 untuk pemegang jangka pendek?
Artinya mayoritas koin yang dijual saat ini dilepas dengan kerugian, yang sering kali memicu aksi jual lanjutan karena panic selling.
Apakah tren jangka panjang Bitcoin masih utuh?
Ya, selama harga tetap di atas rata-rata pergerakan 200 hari. Namun, tren jangka pendek dan menengah sedang melemah.
Kapan Bitcoin bisa kembali bullish?
Jika permintaan riil meningkat, SOPR short-term holder naik di atas 1, dan harga menembus $90.000 dengan volume kuat—itu akan menjadi sinyal awal pemulihan.
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.