BTC $69,710.00 +0.87%
ETH $2,082.35 +0.72%
XRP $1.47 +3.73%
ADA $0.29 +5.84%
SOL $88.08 +4.38%

Arus Masuk Bitcoin dan Ethereum ke Coinbase Turun 60%, Binance Ambil Alih Dominasi

Arus Masuk Bitcoin dan Ethereum ke Coinbase Turun 60%, Binance Ambil Alih Dominasi

Dalam beberapa pekan terakhir, data on-chain menunjukkan penurunan signifikan dalam arus masuk aset kripto—khususnya Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)—ke bursa utama Amerika Serikat, Coinbase. Angka tersebut turun hingga 60% dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, Binance, bursa global terbesar berdasarkan volume perdagangan, justru mencatat peningkatan aktivitas pengguna dan arus masuk aset digital.

Grafik perbandingan arus masuk BTC dan ETH ke Coinbase vs Binance

Fenomena ini mencerminkan pergeseran preferensi pengguna kripto global, terutama di tengah ketidakpastian regulasi di AS dan daya tarik biaya rendah serta fitur lengkap yang ditawarkan oleh bursa internasional seperti Binance.

Penurunan Arus Masuk ke Coinbase: Tanda Ketidakpastian atau Strategi Jangka Panjang?

Penurunan 60% arus masuk BTC dan ETH ke Coinbase bukan hanya angka statistik biasa. Ini bisa menjadi indikator bahwa investor institusional dan ritel mulai menghindari bursa yang berbasis di AS karena risiko regulasi yang meningkat.

Regulasi AS yang Semakin Ketat

Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah memperluas tindakan hukumnya terhadap berbagai proyek kripto, termasuk menargetkan Coinbase sendiri. Ketidakjelasan hukum membuat banyak pengguna memilih bursa yang beroperasi di luar yurisdiksi AS untuk menghindari potensi pembekuan aset atau pembatasan akses.

Perilaku Penyimpanan Jangka Panjang

Di sisi lain, penurunan arus masuk juga bisa menandakan bahwa pemegang BTC dan ETH lebih memilih menyimpan aset mereka dalam dompet pribadi (cold wallet), bukan di bursa. Ini umum terjadi menjelang atau sesudah rally harga besar, ketika investor ingin mengamankan keuntungan jangka panjang.

  • Arus masuk rendah = kurangnya tekanan jual jangka pendek.
  • Peningkatan kepemilikan di luar bursa = potensi kelangkaan likuiditas di pasar spot.

Binance Menguat: Apa yang Menarik Pengguna Global?

Sementara Coinbase menghadapi tantangan domestik, Binance justru memperluas pangsa pasarnya di Asia, Afrika, Amerika Latin, dan bahkan Eropa. Volume perdagangan harian Binance untuk pasangan BTC/USDT dan ETH/USDT kini secara konsisten melampaui gabungan seluruh bursa AS.

Biaya Rendah dan Pasar yang Lebih Luas

Binance menawarkan struktur biaya yang kompetitif, dukungan untuk ratusan aset kripto, serta fitur derivatif yang tidak tersedia di banyak bursa AS. Selain itu, antarmuka pengguna yang dioptimalkan untuk berbagai bahasa membuatnya mudah diakses oleh pengguna non-Inggris.

Risiko yang Perlu Diwaspadai

Namun, dominasi Binance juga membawa risiko sistemik. Konsentrasi volume perdagangan di satu platform dapat memicu volatilitas ekstrem jika terjadi gangguan teknis atau masalah likuiditas. Selain itu, Binance sendiri sedang menghadapi tekanan regulasi di beberapa negara, termasuk Inggris dan Kanada.

“Dominasi Binance bukan hanya soal biaya—ini tentang aksesibilitas global di tengah fragmentasi regulasi,” kata seorang analis kripto dari Singapura.

Apa Artinya bagi Masa Depan Ekosistem Kripto?

Perubahan arus masuk ini mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap kripto: dari dominasi pasar AS menuju ekosistem global yang terdesentralisasi. Namun, transisi ini tidak lepas dari ketidakpastian.

Faktor Coinbase Binance
Regulasi Tinggi (AS) Rendah–Sedang (Global)
Biaya Perdagangan Relatif tinggi Rendah
Likuiditas BTC/ETH Menurun Meningkat

Jika tren ini berlanjut, kita mungkin akan melihat:

  • Penguatan posisi bursa non-AS dalam menentukan harga pasar global.
  • Peningkatan permintaan terhadap solusi penyimpanan mandiri (self-custody).
  • Perlambatan adopsi institusional di AS akibat ketidakpastian hukum.

Namun, tidak ada jaminan bahwa dominasi Binance akan bertahan lama. Tekanan regulasi global terhadap bursa besar terus meningkat, dan skandal masa lalu—seperti denda $4,3 miliar yang dibayar Binance pada 2023—menunjukkan bahwa pertumbuhan cepat sering kali diikuti oleh koreksi struktural.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti "arus masuk ke bursa" dalam konteks kripto?

Arus masuk (inflow) mengacu pada jumlah aset kripto yang dipindahkan dari dompet pribadi ke alamat dompet bursa, biasanya sebagai persiapan untuk dijual atau diperdagangkan.

Mengapa penurunan arus masuk dianggap positif oleh sebagian investor?

Karena semakin sedikit koin yang masuk ke bursa, semakin kecil kemungkinan tekanan jual jangka pendek—yang bisa menopang harga atau bahkan mendorong kenaikan.

Apakah Binance benar-benar aman digunakan saat ini?

Binance telah memperbaiki kepatuhan regulasinya sejak 2023, tetapi pengguna tetap harus waspada terhadap risiko geopolitik dan potensi pembatasan akses tergantung negara asal mereka.

Bisakah Coinbase bangkit kembali dari penurunan ini?

Ya, terutama jika AS memberikan kejelasan regulasi yang mendukung inovasi kripto. Coinbase memiliki reputasi kuat di kalangan investor institusional yang mengutamakan keamanan dan kepatuhan.

Apa dampak jangka panjang dari fragmentasi pasar kripto global?

Fragmentasi dapat menyebabkan perbedaan harga antar wilayah, likuiditas terpecah, dan kompleksitas tambahan bagi trader lintas batas—tetapi juga mendorong inovasi lokal dan ketahanan sistemik.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.