BTC $69,644.00 +1.11%
ETH $2,078.68 +1.16%
XRP $1.47 +3.95%
ADA $0.29 +6.25%
SOL $88.03 +4.77%

Protokol Pinjaman XRPL Memicu Saran “Jangan Jual” untuk Pemegang XRP

Protokol Pinjaman XRPL Memicu Saran "Jangan Jual" untuk Pemegang XRP

Komunitas XRP kini tengah memfokuskan perhatian pada peningkatan infrastruktur di XRP Ledger (XRPL), terutama yang berkaitan dengan utilitas jangka panjang dan adopsi institusional. Salah satu perkembangan terbaru yang menarik perhatian luas adalah proposal Protokol Pinjaman XRPL, yang berpotensi mengubah cara aset digital seperti XRP digunakan dalam sistem keuangan global.

Perubahan Mendasar: Pinjaman Langsung di Tingkat Protokol

Selama ini, layanan pinjam-meminjam di dunia DeFi umumnya dibangun di atas lapisan kontrak pintar (smart contract). Namun, proposal baru ini ingin membawa fungsi pinjaman langsung ke dalam inti protokol XRPL itu sendiri. Artinya, fitur pinjaman akan menjadi bagian bawaan dari ledger, bukan aplikasi pihak ketiga.

Fitur Utama Protokol Pinjaman XRPL

  • Jangka waktu tetap dan suku bunga tetap: Memberikan kepastian bagi peminjam dan pemberi pinjaman.
  • Otorisasi berbasis konsensus validator: Setiap pinjaman harus disetujui melalui mekanisme tata kelola XRPL.
  • Single Asset Vault terpisah: Setiap pinjaman ditempatkan dalam vault khusus untuk meminimalkan risiko likuiditas silang atau gagal bayar sistemik.

Pendekatan ini dirancang agar sesuai dengan ekspektasi lembaga keuangan tradisional, yang biasanya enggan berurusan dengan sistem DeFi yang tidak transparan atau terlalu kompleks.

Aplikasi Nyata di Dunia Keuangan

Dengan struktur yang lebih aman dan dapat diprediksi, protokol ini membuka pintu bagi berbagai penggunaan institusional yang sebelumnya sulit direalisasikan di blockchain lain.

Pengguna Potensial dan Kasus Penggunaan

  • Market maker: Bisa meminjam XRP atau RLUSD untuk menjaga likuiditas dan melakukan arbitrase lintas pasar.
  • Penyedia Layanan Pembayaran (PSP): Dapat meminjam RLUSD untuk pembayaran instan kepada merchant tanpa menunggu settlement.
  • Lembaga fintech: Mengakses modal kerja jangka pendek dengan jaminan aset digital.
  • Lembaga keuangan tradisional: Menawarkan pinjaman undercollateralized yang di-backup oleh garansi institusional.
“Ini bukan sekadar DeFi biasa. Ini adalah upaya menyatukan kecepatan blockchain dengan standar keuangan dunia nyata,” kata salah satu pengembang XRPL dalam diskusi komunitas.

Dengan kemampuan menangani pinjaman yang kurang dari nilai agunan (undercollateralized) namun tetap aman berkat backing institusional, XRPL bisa menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan ekosistem digital.

XRP

Mengapa "Jangan Jual" Menjadi Saran Populer?

Banyak analis dan anggota komunitas XRP mulai menyarankan pemegang untuk hold (menahan) aset mereka, bukan menjualnya. Alasannya sederhana: jika protokol pinjaman ini diadopsi secara luas, permintaan terhadap XRP sebagai aset jaminan atau alat likuiditas bisa meningkat signifikan.

Selain itu, XRP juga berperan dalam stabilitas jaringan XRPL—misalnya, sebagai biaya transaksi atau cadangan likuiditas. Semakin banyak institusi yang menggunakan XRPL untuk pinjaman atau settlement, semakin besar utilitas XRP secara organik.

Risiko dan Ketidakpastian

Namun, penting untuk tidak terlalu optimis. Proposal ini masih harus melalui proses voting oleh validator XRPL pada Januari 2026. Tidak ada jaminan bahwa semua validator akan menyetujui perubahan tersebut. Selain itu, adopsi institusional membutuhkan waktu, regulasi, dan integrasi teknis yang kompleks.

Faktor Peluang Risiko
Adopsi Institusional Permintaan XRP naik, utilitas meningkat Regulasi bisa menghambat integrasi
Voting Validator Jika disetujui, XRPL jadi lebih kompetitif Jika ditolak, momentum bisa melambat

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu Protokol Pinjaman XRPL?

Ini adalah proposal untuk membangun sistem pinjam-meminjam langsung di dalam protokol XRP Ledger, dengan suku bunga tetap, jangka waktu pasti, dan pengelolaan risiko berbasis vault terpisah.

Kapan keputusan akhir akan diambil?

Voting resmi oleh validator XRPL dijadwalkan berlangsung pada Januari 2026.

Apakah XRP akan digunakan sebagai agunan?

Ya, XRP dapat digunakan sebagai jaminan pinjaman, terutama dalam bentuk pinjaman overcollateralized. Untuk pinjaman undercollateralized, institusi bisa memberikan garansi tambahan.

Bagaimana protokol ini berbeda dari DeFi lain seperti Aave atau Compound?

Pinjaman di XRPL tidak bergantung pada kontrak pintar pihak ketiga, melainkan menjadi fitur bawaan protokol yang diatur oleh konsensus validator, sehingga lebih selaras dengan standar keuangan tradisional.

Mengapa disarankan untuk tidak menjual XRP sekarang?

Karena potensi peningkatan utilitas XRP dalam ekosistem XRPL—terutama sebagai aset likuiditas dan jaminan—bisa meningkatkan nilai jangka panjangnya jika protokol ini diadopsi secara luas.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.