BTC $69,889.00 +1.54%
ETH $2,087.91 +1.82%
XRP $1.50 +6.77%
ADA $0.30 +8.59%
SOL $88.02 +4.08%

Penurunan Harga Bitcoin Lebih Dipengaruhi Struktur Pasar, Bukan Tekanan Jual

Penurunan Harga Bitcoin Lebih Dipengaruhi Struktur Pasar, Bukan Tekanan Jual

Volatilitas pasar Bitcoin belakangan ini bukanlah hasil dari aksi jual besar-besaran oleh pemegang jangka panjang. Sebaliknya, data on-chain menunjukkan bahwa mayoritas holder tetap tenang. Penurunan harga lebih berkaitan dengan dinamika struktural dalam sistem keuangan global dan penggunaan leverage berbasis stablecoin.

Kelemahan Struktural di Balik Penurunan BTC

Penurunan harga Bitcoin saat ini terutama berasal dari masuknya leverage berbasis stablecoin ke dalam ekosistem kripto. Ini menciptakan tekanan jual sintetis tanpa adanya pelepasan aset fisik secara signifikan.

Peran Market Maker dan Stabilitas Sentimen

Market maker tidak menjual Bitcoin karena bearish, melainkan untuk menjaga netralitas posisi mereka. Mereka sering kali melakukan hedging dengan menjual spot BTC sambil mempertahankan eksposur melalui derivatif.

  • Leverage stablecoin meningkatkan volatilitas tanpa mengubah kepemilikan riil BTC.
  • Dolar AS yang diekspor ke pasar global menciptakan likuiditas yang pada akhirnya memperkuat efek leverage ini.
  • Lingkungan mata uang fiat yang lemah memperparah sensitivitas pasar terhadap fluktuasi likuiditas.

Dinamika Baru dalam Peredaran Pasokan Bitcoin

Pada tahun 2025, sekitar $300 miliar nilai Bitcoin yang sebelumnya tidak aktif kembali beredar. Hal ini dipicu oleh penjualan dari pemegang jangka panjang dan transaksi OTC skala besar.

Tanda-Tanda Distribusi Pasokan

Indikator distribusi menunjukkan bahwa selama 30 hari terakhir, pasokan yang dilepas ke pasar melebihi permintaan. Ini mencerminkan fase distribusi yang sedang berlangsung.

  • Aliran dana ETF Bitcoin mulai negatif, menandakan berkurangnya minat institusional jangka pendek.
  • Partisipasi ritel juga menurun, terlihat dari volume transaksi di bursa spot.
  • Menurut analis K33, fase distribusi ini kemungkinan akan berakhir pada awal 2026.

Jika prediksi tersebut benar, pasar bisa memasuki fase akumulasi baru ketika pasokan stabil dan tekanan jual mereda.

Bitcoin
“Volatilitas saat ini bukan tanda kepanikan pasar, melainkan penyesuaian struktural terhadap lingkungan moneter global yang berubah,” ungkap laporan riset K33.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa penyebab utama penurunan harga Bitcoin akhir-akhir ini?

Penurunan disebabkan oleh leverage berbasis stablecoin dan dinamika struktural pasar global, bukan oleh aksi jual massal dari pemegang lama.

Apakah pemegang jangka panjang sedang melepas BTC mereka?

Sebagian memang menjual, terutama melalui transaksi OTC, tetapi mayoritas masih mempertahankan posisi mereka sesuai data on-chain.

Kapan fase distribusi Bitcoin ini diperkirakan berakhir?

Menurut K33, fase distribusi kemungkinan berakhir pada awal 2026, membuka jalan bagi akumulasi baru.

Mengapa market maker menjual Bitcoin jika tidak bearish?

Mereka menjual spot untuk menyeimbangkan posisi derivatif dan menjaga netralitas risiko, bukan karena ekspektasi penurunan harga jangka panjang.

Bagaimana kondisi ETF Bitcoin memengaruhi harga?

Aliran ETF yang negatif menunjukkan berkurangnya permintaan institusional jangka pendek, yang turut menekan harga dalam jangka dekat.

Langkah Selanjutnya

Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:

Mulai Investasi Crypto

Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.

Panduan Membeli Crypto →

Disclaimer Risiko

Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.

Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.