Pemain Lama Bitcoin Perkuat Posisi Ethereum Meski Alami Kerugian $70 Juta
Seorang tokoh awal di dunia Bitcoin—sering disebut sebagai "Bitcoin OG"—baru-baru ini mengungkapkan peningkatan signifikan dalam posisi investasinya terhadap Ethereum (ETH), meskipun sebelumnya mengalami kerugian besar hingga $70 juta. Langkah strategis ini mencerminkan pergeseran pandangan di kalangan investor kripto veteran, yang mulai melihat potensi jangka panjang Ethereum di luar dominasi Bitcoin.
Latar Belakang Kerugian $70 Juta
Kerugian finansial tersebut berasal dari eksposur besar terhadap aset kripto berisiko tinggi selama periode volatilitas ekstrem di pasar 2022–2023. Investor ini sempat memegang posisi besar di beberapa proyek DeFi dan stablecoin yang kolaps, termasuk TerraUSD (UST) dan FTX.
- Kerugian utama berasal dari kegagalan algoritmik stablecoin Terra pada Mei 2022.
- Eksposur tambahan ke FTX menyebabkan pembekuan aset senilai puluhan juta dolar.
- Meski demikian, sang investor tetap aktif dan tidak keluar dari pasar kripto.
Alasan Beralih ke Ethereum
Alih-alih menarik diri setelah kerugian besar, sang Bitcoin OG justru meningkatkan kepemilikan ETH. Keputusan ini didorong oleh sejumlah faktor fundamental yang menurutnya menjadikan Ethereum sebagai aset dengan nilai intrinsik lebih kuat dalam ekosistem Web3.
Upgrade Teknologi Ethereum
Transisi Ethereum dari mekanisme Proof-of-Work ke Proof-of-Stake melalui The Merge pada September 2022 telah mengurangi konsumsi energi hingga 99,95%. Selain itu, roadmap Ethereum pasca-Merge—termasuk proto-danksharding dan EIP-4844—dipandang sebagai fondasi skalabilitas jangka panjang.
Adopsi Institusional dan Ekosistem DeFi
Ethereum tetap menjadi platform dominan untuk smart contract, dengan lebih dari 60% total nilai terkunci (TVL) di seluruh protokol DeFi global. Bursa berjangka ETH juga telah disetujui oleh SEC AS, membuka pintu bagi arus modal institusional.
“Saya kehilangan uang karena terlalu percaya pada narasi ‘decentralized’ yang ternyata rapuh. Tapi Ethereum? Infrastrukturnya nyata, komunitasnya solid, dan kode-nya terbukti tahan uji.” — Sang Bitcoin OG dalam wawancara anonim.
Perbandingan Strategi Investasi: Bitcoin vs Ethereum
Meskipun tetap menghargai Bitcoin sebagai “emas digital”, sang investor kini melihat Ethereum sebagai “minyak digital”—aset produktif yang mendorong inovasi ekonomi terdesentralisasi.
| Aspek | Bitcoin (BTC) | Ethereum (ETH) |
|---|---|---|
| Fungsi Utama | Penyimpan nilai | Platform aplikasi terdesentralisasi |
| Pendapatan Pasif | Tidak ada (kecuali staking pihak ketiga) | Staking native dengan imbal hasil ~3–5% |
| Skalabilitas | Terbatas (7 transaksi/detik) | Ditingkatkan melalui layer-2 dan upgrade protokol |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu “Bitcoin OG”?
“OG” (Original Gangster) merujuk pada individu yang terlibat sejak awal perkembangan Bitcoin (sebelum 2013), sering kali memiliki pengaruh besar di komunitas kripto.
Mengapa Ethereum dianggap lebih produktif daripada Bitcoin?
Ethereum memungkinkan pembuatan smart contract, DeFi, NFT, dan DAO—menjadikannya infrastruktur untuk ekonomi digital, bukan hanya alat penyimpan nilai seperti Bitcoin.
Apakah staking Ethereum aman?
Staking ETH melalui validator resmi relatif aman, tetapi memerlukan minimal 32 ETH dan risiko slashing jika validator offline atau salah konfigurasi. Alternatifnya, gunakan layanan staking terpercaya.
Bisakah kerugian $70 juta dipulihkan hanya dengan naiknya harga ETH?
Secara teori, ya—jika harga ETH mencapai level tertentu dan posisi yang dibeli cukup besar. Namun, strategi pemulihan biasanya mengandalkan diversifikasi, bukan spekulasi harga semata.
Apakah langkah ini menandakan akhir dominasi Bitcoin?
Tidak. Bitcoin tetap aset kripto paling likuid dan diakui secara luas. Namun, banyak investor veteran kini membagi portofolio antara BTC (sebagai cadangan nilai) dan ETH (sebagai aset pertumbuhan).
Langkah Selanjutnya
Lanjutkan perjalanan belajarmu dengan artikel-artikel terkait:
Mulai Investasi Crypto
Jika kamu sudah siap memulai, ikuti panduan lengkap kami tentang cara membeli cryptocurrency dengan aman.
Panduan Membeli Crypto →Disclaimer Risiko
Cryptocurrency adalah aset digital yang sangat volatil dan berisiko tinggi. Nilai crypto dapat naik atau turun drastis dalam waktu singkat. Investasi crypto bisa mengakibatkan kerugian total. CryptoEdu hanya menyediakan informasi edukasi umum dan BUKAN nasihat investasi.
Sebelum membuat keputusan investasi, konsultasikan dengan ahli keuangan bersertifikat. Tanggung jawab investasi sepenuhnya ada di tangan Anda.